Kamis, 16 April 2026

Pencurian Ban Sepmor

Pelaku Pencurian Roda Ban di Aceh Singkil Disinyalir Mengerti Perbengkelan 

Belum lagi ketika membukanya perlu keahlian agar bisa cepat. Lebih-lebih agar tidak terdengar, sebab biasanya ketika membuka roda selalu ada bunyi

|
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/Dede Rosadi
BAN DICURI: Sepeda motor  milik penduduk Lorong 2 Desa Gosong Telaga Barat, Kecamatan Singkil Utara, Aceh Singkil, yang hilang roda bannya masih terparkir di lokasi kejadian, Senin (6/10/2025). Ban sepeda motor tersebut diperkirakan dicuri maling, Minggu (5/10/2025) dini hari. 

Namun pascaperistiwa pencurian ban sepeda motor, yang terjadi, Minggu (5/10/2025) dini hari rasa aman itu, seketika sirna. Berganti was was menyelimuti warga. 

Lebih-lebih korbannya merupakan orang tidak mampu. Pekerjaan korban hanya buruh kuli pikul pelabuhan feri di Pulo Sarok, Kecamatan Singkil. 

"Kejadian ini sudah meresahkan warga, makanya kami lapor polisi," kata Keuchik Gosong Telaga Barat, Riduan. 

Apa lagi belakang setelah hilangnya ban sepeda motor jenis Supra X milik Dedek, terungkap kasus pencurian lain di Desa Gosong Telaga Barat. 

Pencurinya pun tergolong tak biasa sama seperti pencurian ban sepeda motor belakang Dedek. Lumrahnya yang hilang motor, tapi ini hanya bannya saja yang dicuri. 

Kasus pencuri yang belakangan terungkap di Desa Gosong Telaga Barat, adalah pencurian tiang listrik tenaga surya di jalan ke tempat pemakaman umum (TPU) setempat di Lorong 4. 

Warga bertanya bagaimana pelaku membawa tiang listrik berupa pipa besi yang cukup berat. 

Lalu pencurian papan milik Mustar pengelola kantin Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Gosong Telaga Indah. 

Pencurian papan itu, tak biasa sebab papan yang dicuri dalam kondisi sudah dipaku. 

"Memang luar biasa di kampung kita ini," ujar Andi warga Gosong Telaga Barat, menggambarkan keresahan yang terjadi di kampungnya.

Peristiwa pencurian tiang listrik tenaga surya terjadi sepakan sebelum kejadian hilangnya ban sepeda motor Dedek. Sedangkan hilangnya papan milik Mustar, kejadiannya sebulan lalu. 

Informasi lain menyebutkan warga Perumnas di Desa Ketapang Indah, yang bertetangga dengan Gosong Telaga Barat, sempat pergoki pencuri masuk lewat jendela rumah milik Monang. 

Sayang pelaku tak tertangkap, lantaran keburu kabur ketika mengetahui aksinya ketahuan oleh anak Monang. 

Mengantisipasi maling masuk kampung, sejauh ini belum dilakuan secara bersama-sama. Seperti menggalakan ronda malam sebagaiman dilakukan warga ketika marak pencurian sawit di daerah itu. 

Kecuali itu, inisiatif yang dilakukan warga memasukan kendaran ke dalam rumah saat malam hari. 

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved