Senin, 13 April 2026

Bireuen

75 Siswa Baru Sekolah Rakyat Bireuen Ikut MPLS, Begini Suasananya

Siswa SD dan SMA berbaur dan tetap terpisah antara laki-laki dan perempuan, ada yang mengecat wajah seperti pantomim,

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Nur Nihayati
SERAMBINEWS.COM/YUSMANDIN IDRIS
Siswa - Para siswa sekolah rakyat terintegrasi 25 Bireuen, Rabu (15/10/2025) mengikuti MPLS di salah satu ruangan belajar komplek BLK Benyot, Juli Bireuen. 

Siswa SD dan SMA berbaur dan tetap terpisah antara laki-laki dan perempuan, ada yang mengecat wajah seperti pantomim,

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Sebanyak 50 murid SD dan 25 siswa SMA Sekolah Rakyat Terintegrasi 25 Bireuen yang menempati bekas gedung BLK Beunyot, Juli Bireuen sejak beberapa hari lalu hingga Rabu (15/10/2025) mengikuti Masa Perkenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Mereka dengan baju seragam merah hati dipadu dengan celana atau rok hitam terlihat ceria di ruang kelas. 

Ada yang sangat santai bercengkrama dengan rekannya, ada yang juga serius mendengar pengumuman juara berbagai perlombaan yang digelar beberapa hari lalu.

Siswa SD dan SMA berbaur dan tetap terpisah antara laki-laki dan perempuan, ada yang mengecat wajah seperti pantomim, memakai peci dan berangkulan bersama temannya, sangat ceria memang. 

Para guru duduk di barisan belakang bersama kepala sekolah melihat tingkah mereka yang
menyenangkan. 

Baca juga: Tim Kementerian PUPR Tinjau Lokasi Pembangunan Sekolah Rakyat di Bireuen

Beberapa siswa mengumumkan juara mulai dari tingkat kebersihan asrama, perlombaan lainnya juga oleh siswa, guru hanya duduk melihat keceriaan para siswanya. 

Kepala Sekolah Rakyat Bireuen, Nidia Fitri kepada Serambinews.com mengatakan, para siswa saat ini sedang mengikuti MPLS, beberapa hari lalu mengikuti  latihan baris berbaris, kedisiplinan, langkah pencegahan bencana bersama BPBD Bireuen, mengikuti muhasabah dari ustaz dan lainnya. 

Mereka semua mengikuti rangkaian kegiatan dengan baik sebagaimana arahan para guru.

Sedangkan proses belajar mengajar akan dilaksanakan dalam waktu dekat, jumlah guru 18 orang ditambah satu orang kepala sekolah. 

Menjawab Serambinews.com ada siswa yang minta pulang, Nidia Fitri mengaku tidak ada sama sekali, mereka berjumlah 50 orang jenjang SD dan 25 jenjang SMA semua mengaku betah dan tetap tinggal di asrama. 

Kepala Dinas Sosial Bireuen, Ismunandar ST MT katanya sering hadir memantauperkembangan, kadang-kadang datang siang, sore bahkan malam hari menanyakan berbagai perkembangan dan melihat kondisi siswa yang tinggal di asrama. 

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, seratusan orang tua Selasa (30/9/2025) hadir ke Sekolah Rakyat Bireuen mengantar anak-anak untuk memulai proses belajar di Sekolah Rakyat Terintegrasi 25 Bireuen yang menempati bekas gedung BLK yang telah direhabilitasi. (*)

Baca juga: VIDEO - Seratusan Orang Tua Antar Anak Masuk Sekolah Rakyat Bireuen

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved