Speed Boat Wisatawan Dihantam Ombak
Pemkab Aceh Singkil Diminta Dukung Operasi Tim SAR
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Singkil, diminta memberikan perhatian serius dalam mendukung tim pencarian dan pertolongan
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Dede Rosadi I Aceh Singkil
SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Singkil, diminta memberikan perhatian serius dalam mendukung tim pencarian dan pertolongan atau search and rescue (SAR).
Mengingat tingginya angka kecelakaan terutama di laut. Mengingat operasi pencarian dan pertolongan di laut butuh biaya besar dengan risiko tinggi.
Nahasnya support dari Pemkab setempat masih minim. Kendati demikian panggilan kemanusiaan tak menghalangi kerja tim SAR, khusunya di Kepulauan Banyak, yang acap dihadapkan pada cuaca buruk di lautan.
Di tengah keterbatasan, ketika terjadi musibah di laut tim SAR tetap bergerak melakukan pertolongan.
Sekretaris Satgas SAR Aceh Singkil, Yudistira mengatakan dukungan yang dibutuhkan mulai dari anggaran operasional.
Lalu armada transportasi serta peralatan pendukung operasi pencarian dan pertolongan.
"Kita yang jelas perlu anggaran operasional, armada transportasi dan peralatan pendukung operasi SAR," kata Yudistira, yang tinggal di Pulau Banyak, Selasa (21/10/2025).
Baca juga: Speed Boat Pembawa Tujuh Wisatawan Belanda Karam Dihantam Ombak di Pulau Banyak
Intensitas kerja tim SAR di Kepulauan Banyak, sangat tinggi. Mulai dari mencari nelayan hilang, kecelakaan laut hingga mencari nelayan hilang akibat diterkam buaya.
Terbaru satgas SAR Aceh Singkil, yang ada di Pulau Banyak, melakukan operasi pertolongan terhadap tujuh wisatawan asal Belanda, yang speed boatnya tenggelam dihantam ombak.
Diberitakan sebelumnya speed boat yang membawa tujuh wisatawan asal Belanda, karam dihantam ombak di perairan Pulau Banyak, Kabupaten Aceh Singkil, Senin (20/10/2025).
Ombak menenggelamkan speed boat rombongan turis tersebut dalam pelayaran antara Pulau Balai, ibu kota Kecamatan Pulau Banyak menuju destinasi wisata Pulau Palambak Besar.
Berkat reaksi cepat dan aksi heroik tim gabungan pencarian dan penyelamatan atau search and rescue (SAR) tujuan warga Belanda serta dua warga Pulau Banyak, berhasil diselamatkan.
Akibat kejadian itu, rencana liburan tujuh wisatawan Belanda di gugusan Kepulauan Banyak buyar.
Kejadian itu bermula ketika rombongan tujuh warga negara asing (WNA) dan dua warga lokal berangkat dari Pulau Balai menuju Pulau Palambak Besar, menggunakan speed boat kayu, pukul 11.00 WIB.
Baca juga: Curhat Pilu Istri di Aceh Singkil Diceraikan Suami Jelang Pelantikan PPPK,Sempat Belikan Baju Korpri
Pemkab Aceh Singkil
Aceh Singkil
SAR Aceh Singkil
multiangle
speed boat dihantam ombak
Speed Boat karam
speed boat wisatawan
Wisatawan Belanda
Pulau Banyak
Serambi Indonesia
Serambinews
| Penyedia Speed Boat Wisatawan Pulau Banyak-Aceh Singkil Diminta Lengkapi Alat Keselamatan Penumpang |
|
|---|
| Wisatawan Belanda Kehilangan Paspor Saat Speed Boatnya Tenggelam Dihajar Ombak |
|
|---|
| Begini Langkah Dishub Aceh Singkil Minimalisir Dampak Korban Kecelakaan di Laut |
|
|---|
| Ini Nama-nama Wisatawan asal Belanda yang Speed Boatnya Karam Dihajar Ombak di Pulau Banyak |
|
|---|
| Speed Boat Pembawa Tujuh Wisatawan Belanda Karam Dihantam Ombak di Pulau Banyak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Tim-SAR-gabungan-evakuasi-speedboat-pembawa-warga-asing.jpg)