Speed Boat Wisatawan Dihantam Ombak

Pemkab Aceh Singkil Diminta Dukung Operasi Tim SAR 

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Singkil, diminta memberikan perhatian serius dalam mendukung tim pencarian dan pertolongan

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Muhammad Hadi
Dok SAR Aceh Singkil
EVAKUASI SPEED BOAT: Tim SAR gabungan evakuasi speedboat pembawa warga asing dan seorang penumpang yang tenggelam dalam perjalan dari Pulau Balai ke Pulau Palambak Besar, Aceh Singkil, Senin (20/10/2025). 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Dede Rosadi I Aceh Singkil 

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Singkil, diminta memberikan perhatian serius dalam mendukung tim pencarian dan pertolongan atau search and rescue (SAR). 

Mengingat tingginya angka kecelakaan terutama di laut. Mengingat operasi pencarian dan pertolongan di laut butuh biaya besar dengan risiko tinggi. 

Nahasnya support dari Pemkab setempat masih minim. Kendati demikian panggilan kemanusiaan tak menghalangi kerja tim SAR, khusunya di Kepulauan Banyak, yang acap dihadapkan pada cuaca buruk di lautan. 

Di tengah keterbatasan, ketika terjadi musibah di laut tim SAR tetap bergerak melakukan pertolongan.

Sekretaris Satgas SAR Aceh Singkil, Yudistira mengatakan dukungan yang dibutuhkan mulai dari anggaran operasional. 

Lalu armada transportasi serta peralatan pendukung operasi pencarian dan pertolongan.

"Kita yang jelas perlu anggaran operasional, armada transportasi dan peralatan pendukung operasi SAR," kata Yudistira, yang tinggal di Pulau Banyak, Selasa (21/10/2025).

Baca juga: Speed Boat Pembawa Tujuh Wisatawan Belanda Karam Dihantam Ombak di Pulau Banyak

Intensitas kerja tim SAR di Kepulauan Banyak, sangat tinggi. Mulai dari mencari nelayan hilang, kecelakaan laut hingga mencari nelayan hilang akibat diterkam buaya. 

Terbaru satgas SAR Aceh Singkil, yang ada di Pulau Banyak, melakukan operasi pertolongan terhadap tujuh wisatawan asal Belanda, yang speed boatnya tenggelam dihantam ombak. 

Diberitakan sebelumnya speed boat yang membawa tujuh wisatawan asal Belanda, karam dihantam ombak di perairan Pulau Banyak, Kabupaten Aceh Singkil, Senin (20/10/2025).

Ombak menenggelamkan speed boat rombongan turis tersebut dalam pelayaran antara Pulau Balai, ibu kota Kecamatan Pulau Banyak menuju destinasi wisata Pulau Palambak Besar. 

Berkat reaksi cepat dan aksi heroik tim gabungan pencarian dan penyelamatan atau search and rescue (SAR) tujuan warga Belanda serta dua warga Pulau Banyak, berhasil diselamatkan.

Akibat kejadian itu, rencana liburan tujuh wisatawan Belanda di gugusan Kepulauan Banyak buyar. 

Kejadian itu bermula ketika rombongan tujuh warga negara asing (WNA) dan dua warga lokal berangkat dari Pulau Balai menuju Pulau Palambak Besar, menggunakan speed boat kayu, pukul 11.00 WIB.

Baca juga: Curhat Pilu Istri di Aceh Singkil Diceraikan Suami Jelang Pelantikan PPPK,Sempat Belikan Baju Korpri

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved