Sabtu, 2 Mei 2026

Speed Boat Wisatawan Dihantam Ombak

Pemkab Aceh Singkil Diminta Dukung Operasi Tim SAR 

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Singkil, diminta memberikan perhatian serius dalam mendukung tim pencarian dan pertolongan

Tayang:
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Muhammad Hadi
Dok SAR Aceh Singkil
EVAKUASI SPEED BOAT: Tim SAR gabungan evakuasi speedboat pembawa warga asing dan seorang penumpang yang tenggelam dalam perjalan dari Pulau Balai ke Pulau Palambak Besar, Aceh Singkil, Senin (20/10/2025). 

Sampai di Pulau Rangit, kira-kira pukul 12.00 WIB, speed boat alami kerusakan. Kemudian diganti speed boat fiber yang menyusul untuk melanjutkan pelayaran. 

Kala itu cuaca perairan Pulau Banyak, sedang tidak baik-baik saja. Gelombang yang dipicu angin kencang sedang terjadi. 

Pelayaran menggunakan speed boat dari Pulau Rangit menuju Palambak Besar, dilanjutkan. Jarak Pulau Rangit dengan Palambak Besar, cukup dekat. 

Dalam kondisi cuaca bagus hanya butuh waktu kurang dari 30 menit menggunakan speed boat. 

Nahas sekitar pukul 13.00 WIB ombak besar menghantam bagian depan speed boat hingga tenggelam.

Awak speed boat yang merupakan anak pulau telah terbiasa menghadapi situasi darurat di laut masih bisa menghubungi tim SAR untuk minta pertolongan. 

Mendapat informasi tim Satgas SAR Aceh Singkil, yang berkedudukan di Pulau Banyak, bereaksi cepat. Dengan menghubungi semua pihak yang kemungkinan berada di sekitar kejadian. 

"Kebetulan ada satu speed boat yang sedang menuju Pulau Balai," kata Yudistira Sekretaris Satgas SAR Aceh Singkil. 

Baca juga: Ini Nama-nama Wisatawan asal Belanda yang Speed Boatnya Karam Dihajar Ombak di Pulau Banyak

Speed boat tersebut langsung evakuasi korban ke Pulau Palambak Besar. Delapan orang yang dievakuasi tujuh warga Belanda dan satu warga lokal. 

Sedangkan satu warga lagi masih bertahan di atas speed boat yang terbalik. Tidak lama kemudian datang tim SAR gabungan untuk evakuasi satu warga lokal yang masih di atas speed boat terbalik termasuk menarik speed boatnya ke daratan.

Menurut Yudistira, saat kejadian barang-barang milik korban jatuh ke laut. Termasuk tas berisi paspor warga negara Belanda. 

Tim SAR yang melakukan pencarian barang milik korban, sejauh ini baru menemukan empat tas.

"Mereka saat ini cuma tinggal baju di badan tas semua tenggelam. Ada empat yang berhasil kita temukan," kata Yudistira, saat dikonfirmasi, dari daratan Singkil melalui layanan WhatsApp, Selasa (21/10/2025).

Kondisi korban yang berada di Pulau Palambak Besar, dalam keadaan aman, walau sempat trauma akibat kejadian dialaminya.

Baca juga: Begini Langkah Dishub Aceh Singkil Minimalisir Dampak Korban Kecelakaan di Laut

Unsur SAR yang terlibat dalam pertolongan tersebut antara lain:

1. Satgas SAR 
2. Posal Pulau Banyak
3. Polsek Pulau Banyak 
4. Pelaku Wisata 
5. Keluarga korban

Sedangkan sarana yang digunakan

1. 2 unit speedboat 

2. 1 unit boat.

Baca juga: Harga Emas 1 Kg Hari Ini, Berikut Daftar Lengkap Harga Emas Per Gram

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved