Jumat, 24 April 2026

Hari Santri 2025

Momen HSN 2025, 6 Santri Bireuen Terima Penghargaan Bupati, Ini Prestasinya

Para santri hadir mengenakan pakaian khas mereka dan mengikuti upacara dengan penuh semangat.

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Saifullah
Serambi Indonesia
SERAHKAN BEASISWA - Bupati Bireuen, H Mukhlis ST, Rabu (22/10/2025), menyerahkan bantuan beasiswa kepada perwakilan santri dalam rangkaian upacara memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2025, di halaman Pendopo Bupati Bireuen. 

4.     Muhammad Mubasysyir Ibrahim – Santri dari Dayah MUDI Mesjid Raya Samalanga

o   Juara 1 Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) Ke-IV Provinsi Aceh Tahun 2025

o   MQK merupakan ajang bergengsi yang menguji kemampuan membaca dan memahami kitab kuning.

5.     Siti Suhailatun Nazihah M. Ramli – Santri dari Dayah MUDI Putri Mesjid Raya Samalanga

o   Juara 3 MQK Ke-IV Provinsi Aceh Tahun 2025

o   Prestasi ini menunjukkan kiprah santri perempuan dalam dunia keilmuan Islam.

6.     Ahmad Thaifur – Santri dari Dayah MUDI Putri Mesjid Raya Samalanga

o   Juara 3 Musabaqah Qiraatil Kutub Nasional (MQKN) Ke-VIII dan MQKI Internasional Ke-1

o   Kompetisi ini digelar di Sulawesi Selatan, menandai pencapaian Thaifur di tingkat nasional dan internasional.

Baca juga: Peringatan Hari Santri 2025 di Bireuen, Ini Kata Rektor UIA dan Direktur Pesantren Ummulqura 

Simbol Apresiasi dan Motivasi

Dalam sambutannya, Bupati Mukhlis menyampaikan, bahwa penghargaan ini bukan hanya bentuk apresiasi, tetapi juga motivasi bagi santri lain untuk terus berprestasi.

Ia menegaskan bahwa santri adalah aset penting dalam pembangunan karakter bangsa dan kemajuan daerah.

“Santri bukan hanya penjaga nilai-nilai keislaman, tetapi juga pelopor ilmu pengetahuan dan pemimpin masa depan,” ujar Mukhlis.

Kepala Dinas Pendidikan Dayah Bireuen, Anwar, SAg, MAP menambahkan, bahwa pihaknya akan terus mendukung kegiatan kompetisi dan pembinaan santri agar semakin banyak yang mampu bersaing di level nasional dan internasional.

“Kami ingin menjadikan Bireuen sebagai pusat santri berprestasi di Aceh,” katanya.

Kisah enam santri ini menjadi bukti bahwa pendidikan dayah mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya religius, tetapi juga kompetitif dan berkontribusi dalam dunia akademik.

Baca juga: Pemerintah Aceh Gelar Upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2025, Semua Pria Pakai Kain Sarung

Semangat Hari Santri tahun ini pun semakin terasa dengan hadirnya para juara yang membawa harapan baru bagi kemajuan pendidikan Islam di Bireuen.(*)

 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved