Minggu, 10 Mei 2026

Berita Aceh Barat

Bupati Tarmizi Naik Becak Ojek Tembus Genangan Banjir di Bubon Aceh Barat

Bupati Tarmizi dan rombongan terpaksa menggunakan becak ojek yang dimodifikasi untuk menembus genangan air di Jalan Ateung Teupat.

Tayang:
Penulis: Sadul Bahri | Editor: Saifullah
Dok Kominsa Aceh Barat
NAIK BECAK OJEK - Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP menaiki becak ojek yang sudah dimodifikasi untuk melintasi genangan banjir yang merendam Jalan Ateung Teupat, kawasan Desa Layung, Kecamatan Bubon, Kamis (23/10/2025). 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Sa’dul Bahri | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH – Bupati Aceh Barat, Tarmizi, SP, MM, bersama Plt Kepala Pelaksana BPBD, Kadis PUPR, dan Plt Kadis Sosial, meninjau langsung kondisi warga terdampak banjir di Kecamatan Arongan Lambalek, Bubon, Woyla, dan Kecamatan Woyla, Kamis (23/10/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Tarmizi dan rombongan terpaksa menggunakan becak ojek yang dimodifikasi untuk menembus genangan air di Jalan Ateung Teupat, kawasan Layung, Kecamatan Bubon.

Hal ini lantaran akses jalan utama masih terendam dan tidak bisa dilalui kendaraan roda empat. 

Untuk diketahui, Jalan Ateung Teupat masih terendam banjir, sehingga sebagian warga juga masih menggunakan jasa angkutan becak modifikasi agar bisa menyeberang. 

Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP mengungkapkan, bahwa wilayah Arongan Lambalek dan Woyla, memang merupakan daerah langganan banjir.

Bahkan, sebut dia, kawasan tersebut bisa mengalami genangan banjir hingga lima kali dalam setahun, terutama ketika musim hujan tiba. 

Baca juga: Banjir Masih Menutupi Ateung Teupat Lintas Meulaboh-Woyla

Tarmizi menjelaskan, banjir kali ini terjadi akibat air kiriman dari wilayah tetangga yakni Kabupaten Pidie, setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut.

“Alhamdulillah, air di Desa Gunong Pulo sudah mulai surut karena di kampung ini tidak turun hujan deras,” kata Bupati Tarmizi. 

“Namun, karena hujan di daerah Pidie cukup tinggi, maka air kirimannya menyebabkan banjir di Arongan Lambalek,” jelasnya.

Bupati menyebut, banjir kali ini tidak terlalu parah karena intensitas hujan tidak lama dan air cepat surut. 

Ia optimistis, pada sore hari jalan sudah bisa dilalui masyarakat seperti biasa.

Baca juga: Jalan Ateung Teupat Kerap Hambat Aktivitas Warga, Pemerintah Diminta Prioritaskan Pembangunan

Meski demikian, tegas Tarmizi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat terus mencari solusi jangka panjang untuk mengatasi persoalan banjir di kawasan tersebut. 

Tarmizi mengatakan, usai meninjau lapangan, ia akan bertemu dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk membahas penanganan jalan rawan banjir di wilayah Ateung Teupat.

“Setelah ini, saya akan kembali berkoordinasi dengan Menteri PUPR untuk mencari solusi terbaik agar jalan yang sering terendam bisa segera ditangani,” ujarnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved