Selasa, 14 April 2026

Rumah Bantuan

Dua Warga Miskin Seuneubok Nalan Kabupaten Bireuen Tempati Rumah Bantuan

Bupati Bireuen, H Mukhlis ST menyebutkan ada sekitar 5.000 rumah yang perlu dibangun untuk kaum dhuafa dan warga miskin.

SERAMBINEWS.COM/HANDOVER
RUMAH BANTUAN Bupati Bireuen, H Mukhlis ST, Senin (3/11/2025), menyerahkan secara simbolis rumah bantuan layak huni bantuan dana desa kepada Fakruddin Ibrahim di Desa Seuneubok Nalan, Kecamatan Peulimbang, Kabupaten Bireuen. 
Ringkasan Berita:
  • Seuneubok Nalan adalah satu desa dalam Kecamatan Peulimbang, Kabupaten Bireuen, Aceh
  • Di kecamatan ini akan dibangun 29 unit rumah untuk dhuafa dan warga miskin
  • Pembangunan rumah dhuafa dan warga miskin menggunakan anggaran dari dana desa

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Dua warga miskin warga Desa Seuneubok Nalan, Kecamatan Peulimbang, Kabupaten Bireuen, Senin (3/11/2025), menempati rumah bantuan dana desa yang dibangun beberapa waktu lalu.

Penyerahan kunci rumah bantuan layak huni dilakukan Bupati Bireuen, H Mukhlis ST, didampingi Muspika, keuchik setempat, perangkat desa, dan unsur terkait lainnya. Kegiatan diawali peusijuk oleh Waled Sabri, Pimpinan Dayah Muhibul Huda, Desa Seuneubok Nalan.

Keuchik Seuneubok Nalan, Mustafar, mengatakan, satu unit rumah layak huni berada di Dusun Tgk Di Mane diserahkan kepada Fakruddin Ibrahim (54), petani. Rumah itu ditempati bersama istrinya Yusefa (42) dan tiga anaknya.

Satu unit lainnya di Dusun Tgk Di Gureb menjadi milik Fitriana (40), seorang ibu rumah tangga, ditempati bersama empat anaknya. Dana pembangunan rumah tersebut dari dana desa, satu unit Rp 70 juta.

Ditambahkan, di desanya masih ada sejumlah rumah warga lainnya yang butuh dibangun rumah layak huni dan akan dibangun secara bertahap, dan tahun 2026 akan dibangun dua unit lagi.

5.000 Rumah Dhuafa

Bupati Bireuen, H Mukhlis ST, usai penyerahan simbolis kunci rumah mengatakan, pembangunan rumah layak huni sebagaimana program dari Pemkab Bireuen, dan telah ditetapkan dalam Peraturan Bupati (Perbup).

"Alhamdulillah di gampong ini sudah dibangun dua unit rumah dan saya berharap tahun depan juga dapat terus dilanjutkan karena jumlah rumah dhuafa yang perlu dibangun di Bireuen sekitar 5.000," ujarnya.

Ditambahkan, mengharapkan dengan APBK dan Baitul Mal Kabupaten (BMK) Bireuen ini dipastikan tidak akan selesai.

"Maka saya harapkan dana desa bisa sisihkan membangun rumah layak huni kaum duafa," ujar bupati.

Camat Peulimbang, Bahagia, menjelaskan, jumlah gampong di wilayah kerjanya ada 22 gampong dan jumlah rumah yang dibangun ada 29 unit, satu gampong ada yang bangun satu dan dua unit rumah.

"Untuk rumah layak huni kaum dhuafa dari dana desa yang sudah kita serahterimakan sampai hari ini sudah 9 unit rumah, kondisi rumah bantuan lainnya saat ini sudah 80 persen dan di akhir November 2025 sudah selesai," jelas camat.(*)

Baca juga: Dana Desa Rp 1 Miliar Hilang, Saldo Kas Desa Tinggal Rp 47.000, Kades Kaget, Terungkap Pelakunya

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved