Berita Aceh Besar
Dua Riset Siswi Madrasah Aceh Besar Lolos Grand Finalis OMI Riset Nasional
Kedua proposal lolos sebagai grand finalis setelah bersaing ketat dengan 9.349 proposal dari madrasah seluruh Indonesia.
Penulis: Indra Wijaya | Editor: Nur Nihayati
Kedua proposal lolos sebagai grand finalis setelah bersaing ketat dengan 9.349 proposal dari madrasah seluruh Indonesia.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Indra Wijaya | Aceh Besar
SERAMBINEWS.COM, ACEH BESAR - Dua proposal riset siswi madrasah asal Kabupaten Aceh Besar berhasil lolos sebagai grand finalis Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Riset 2025.
Proposal pertama disusun oleh Andis Febrina dari MAN 3 Aceh Besar dengan judul “Ekoteologi dan Maqashid al-Syari’ah: Studi Kasus Gerakan Mpu Uteun dalam Konservasi Hutan di Aceh.”
Sementara proposal kedua merupakan karya tiga siswi Dayah Insan Qurani Aceh Besar, yakni Afra Althafunnaja, Syahira Aleta Rasha, dan Maryam Thahara Meutuah, berjudul “Akulturasi Kuliner Halal Etnis Tionghoa di Banda Aceh.”
Kedua proposal lolos sebagai grand finalis setelah bersaing ketat dengan 9.349 proposal dari madrasah seluruh Indonesia.
Baca juga: 15 Peserta Pidie Lolos ke Final MTQ Aceh di Pijay, Mampu Lewati Prestasi MTQ di Simeulue
Kedua karya itu berasal dari MAN 3 Aceh Besar dan Dayah Insan Qurani Aceh Besar, yang akan mewakili Provinsi Aceh pada babak grand final di Hotel Grand El Hajj, Banten, pada 11 November 2025 mendatang.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar H Saifuddin SE menyampaikan rasa syukur dan bangga atas prestasi luar biasa tersebut.
“Ini adalah bukti bahwa madrasah mampu bersaing di tingkat nasional dengan ide-ide riset yang kreatif, kontekstual, dan berakar pada nilai-nilai keislaman,” katanya, Kamis (6/11/2025).
Dikatakan, kedua penelitian ini masuk dalam kelompok tema Integrasi Keislaman dan Keilmuan (Ekotekologi), sebuah bidang yang menggabungkan nilai-nilai Islam dengan keilmuan modern, terutama dalam konteks pelestarian lingkungan dan kearifan budaya.
Yahwa sapaan akrab Saifuddin, mengatakan keberhasilan ini tidak terlepas dari kerja keras para siswa, guru pembimbing, dan dukungan seluruh keluarga besar madrasah.
Menurutnya, prestasi tersebut lahir dari semangat belajar, kerja keras, dan dedikasi. Ia berharap capaian ini menjadi inspirasi bagi seluruh siswa madrasah di Aceh Besar untuk terus berinovasi dan mengukir prestasi.
Yahwa juga memberi motivasi kepada seluruh pelajar madrasah agar tidak ragu menekuni dunia riset dan penelitian.
Riset bukan hanya milik ilmuwan besar. Dari madrasah pun bisa lahir peneliti hebat yang mampu memberi solusi bagi masyarakat dan umat.
| Gaji Perangkat Gampong di Aceh Besar Disebut Sudah Menunggak hingga 4 Bulan |
|
|---|
| Hindari Kucing, Brio Tabrak Becak Motor di Leupung-Aceh Besar, 1 Meninggal |
|
|---|
| Distan Aceh Besar Vaksinasi 100 Ternak di Kuta Baro dan Ingin Jaya |
|
|---|
| Bupati Aceh Besar Panen Jagung di Lahan 100 Hektar di Indrapuri |
|
|---|
| 533 Siswa Madrasah di Aceh Besar Lulus PTKIN Jalur Prestasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/dua-riset-0611.jpg)