Info Abdya

Cuaca Mendung, BPBK Abdya Imbau Warga Waspada Banjir

Plt Kalak BPBK Aceh Barat Daya, Nazaruddin mengimbau warga kabupaten setempat agar tetap waspada banjir

Penulis: Masrian Mizani | Editor: IKL
SERAMBINEWS.COM/MASRIAN MIZANI
 WASPADA BANJIR - Plt Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Aceh Barat Daya (Abdya) Nazaruddin. 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia 
Masrian Mizani I Aceh Barat Daya 

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Plt Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Aceh Barat Daya (Abdya) Nazaruddin, mengimbau warga kabupaten setempat agar tetap waspada banjir di tengah kondisi cuaca yang masih mendung.

Imbauan itu disampaikan Nazaruddin, mengingat pada Minggu malam (9/11/2025), sejumlah wilayah di Kecamatan Susoh dan Blangpidie dilanda banjir luapan Sungai Krueng Beukah dengan ketinggian air mencapai satu meter lebih.

"Mengingat kondisi cuaca hingga hari ini masih mendung, kami mengimbau kepada warga Abdya agar tetap waspada bencana banjir," kata Nazaruddin, Selasa (11/11/2025).

Lebih-lebih, katanya, warga yang pemukimannya tidak jauh dari sungai.

"Waspada terhadap bencana itu penting. Apalagi kondisi cuaca saat ini yang tidak menentu. Oleh karenanya, barang-barang berharga seperti dokumen agar ditempatkan di tempat yang aman," pesannya.

Ia juga meminta kepada warga agar tetap menjaga kebersihan lingkungan dengan cara tidak membuang sampah sembarangan serta membersihkan saluran agar air mudah mengalir.

"Menjaga kebersihan lingkungan dan membersihkan saluran juga sangat penting dilakukan, agar saluran tidak tersumbat. Hal ini juga salah satu upaya untuk melakukan pencegahan banjir serta berdampak baik bagi kesehatan," ucapnya.

Selain itu, Nazaruddin juga mengimbau kepada para nelayan di kabupaten setempat agar tetap berhati-hati saat melaut di tengah kondisi cuaca seperti ini.

Kondisi ini, kata Nazaruddin, tentu sangat berbahaya bagi nelayan saat menangkap ikan di laut.

Di tengah cuaca seperti ini, sebut Nazaruddin, sebelum melaut para nelayan hendaknya memantau prakiraan cuaca.

"Cek informasi cuaca dan kondisi gelombang secara rutin melalui aplikasi atau radio untuk merencanakan pelayaran yang aman," ucapnya.

Kemudian, sambungnya, nelayan harus periksa dan mastikan kapal dalam kondisi prima, terutama jika digunakan dalam kondisi berisiko. 

"Kapal yang stabil dan memiliki peralatan keselamatan lengkap seperti pelampung, kompas, dan GPS sangat penting, termasuk pastikan perlengkapan darurat tersedia dan dalam kondisi baik sebelum berangkat," imbuhnya.

Jika cuaca buruk tiba-tiba muncul saat di laut, kata Nazaruddin, segera cari tempat berlindung terdekat seperti pesisir atau pulau terdekat dan berikan sinyal darurat jika diperlukan. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved