Info Subulussalam
Melihat Cagar Budaya Penyair Sufi di Kota Subulussalam
Suka Peninggalan Sejarah dan Purbakala Makam Syekh Hamzah Fansuri di Kampong Oboh, Kecamatan Rundeng.
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Dede Rosadi I Subulussalam
SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM - Hujan menemani laju kendaraan, di jalanan Kota Subulussalam, Selasa (11/11/2025) pagi.
Kemudi mengarah ke Suka Peninggalan Sejarah dan Purbakala Makam Syekh Hamzah Fansuri di Kampong Oboh, Kecamatan Rundeng.
Dari pusat Kota Subulussalam, peristirahatan terakhir penyair sufi itu, sekitar 22 kilometer. Menggunakan kendaraan roda empat bisa ditempuh kira-kira 35 menit.
Ketika sampai di komplek makam Syekh Hamzah Fansuri, sedang sepi pengunjung. Sehingga cukup leluasa untuk mengamati setiap detail banguna.
Situs cagar budaya dan objek wisata religi tersebut telah difasilitasi aula, kamar mandi, tempat ibadah, dapur serta tempat istirahat peziarah di pinggir sungai.
Fasilitas itu dapat digunakan oleh peziarah yang ingin menginap.
"Paling ramai pengunjung saat bulan Sya'ban dan Syawal," kata Abdullah penjaga makam Syekh Hamzah Fansuri.
Baca juga: Wali Kota Subulussalam M Rasyid Berikan Hadiah Tabungan Haji kepada Fathasururi Juara MTQ Aceh 2025
Abdullah sang penjaga makam Syekh Hamzah Fansuri, langsung menyambut tamu yang datang.
Usianya senja, namun Abdullah tetap energik. Pagi itu, ia baru saja membersihkan kompleks pemakaman.
Salah satunya membersihkan prasasti berisi syair Perahu, yang terletak di sekitar bangunan yang di dalamnya terdapat kuburan Syekh Hamzah Fansuri dan keluarga.
Komplek makam ulama yang hidup antara abad 16 sampai 17 Masehi tersebut masih terawat dengan baik.
Masuk banguna tempat Syekh Hamzah Fansuri dikuburkan, Abdullah segera membuka kain hijau penutup makam.
Abdullah bersedia membacakan bait syair Perahu bertuliskan hurup arab yang tergantung di dinding ketika pengunjung memintanya.
Banyak karya-karya Syekh Hamzah Fansuri ditempat di dinding. Untuk syair Perahu, secara khusus ditulis dalam hurup latin di prasasti yang di letakan di luar banguna makam.
| Kejari Subulussalam Lakukan Pengobatan dan Bagi Sembako ke Korban Banjir |
|
|---|
| Pemko Subulussalam Salurkan 7 Ton Beras untuk Korban Banjir |
|
|---|
| Karya Syekh Hamzah Fansuri Dikaji di Keraton Kacirebonan |
|
|---|
| Di Hadapan DPR RI, HRB Ingatkan Perusahaan Kelapa Sawit Pindahkan NPWP ke Kota Subulussalam |
|
|---|
| Kajari Subulussalam Lantik Tiga Pejabat Eselon V, Ini Nama-namanya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/makam-hamzah-fansuri-di-Subulussalam_20251111.jpg)