Info Subulussalam
Melihat Cagar Budaya Penyair Sufi di Kota Subulussalam
Suka Peninggalan Sejarah dan Purbakala Makam Syekh Hamzah Fansuri di Kampong Oboh, Kecamatan Rundeng.
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Muhammad Hadi
Hal itu cukup memudahkan pengunjung yang ingin membacanya.
Baca juga: Syair-Syair Hamzah Fansuri Resmi Diakui UNESCO sebagai Memory of The World
"Syair Perahu yang di dinding hanya sebagian saja, lengkapnya ada di luar," kata Abdullah.
Abdullah merupakan generasi kelima yang menjaga makam Syekh Hamzah Fansuri.
Ia merelakan dirinya untuk merawat makam yang telah turun temurun dilakukan ayah dan kakek buyutnya.
Dari pusat Kota Subulussalam makam Syekh Hamzah Fansuri, dapat ditempuh sekitar 35 menit menggunakan kendaraan.
Sepanjang jalan terdapat penunjuk arah. Jika ragu warga yang ditanya akan menjelaskan secara detail lokasi makam Syekh Hamzah Fansuri.
Baca juga: Adnan Batam Klarifikasi Soal Peusijuek ‘Tongkat Pengobatan’ di Masjid Raya: Bukan Dipuja, Hanya Adat
Makam Syekh Hamzah Fansuri di Kampong Oboh, telah ditetapkan menjadi Suka Peninggalan Sejarah dan Purbakala.
Makam itu juga telah menjadi lokasi wisata religi yang rutin didatangi peziarah lokal, Nusantara dan manca negara.
Penyair dan ahli tasawuf tersebut pada 2013 lalu mendapat anugerah Bintang Budaya Parama Dharma dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.(*)
Baca juga: Syair Tauhid Hamzah Fansuri
| Kejari Subulussalam Lakukan Pengobatan dan Bagi Sembako ke Korban Banjir |
|
|---|
| Pemko Subulussalam Salurkan 7 Ton Beras untuk Korban Banjir |
|
|---|
| Karya Syekh Hamzah Fansuri Dikaji di Keraton Kacirebonan |
|
|---|
| Di Hadapan DPR RI, HRB Ingatkan Perusahaan Kelapa Sawit Pindahkan NPWP ke Kota Subulussalam |
|
|---|
| Kajari Subulussalam Lantik Tiga Pejabat Eselon V, Ini Nama-namanya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/makam-hamzah-fansuri-di-Subulussalam_20251111.jpg)