Berita Pidie
450 Peserta Ikut Bimtek Dispersip Pidie, Ini Faktor Rendahnya Minat Baca Anak
Bimtek tersebut diikuti 450 peserta, terdiri dari guru, pustakawan, pegiat literasi dan orang tua di Kabupaten Pidie.
Penulis: Muhammad Nazar | Editor: IKL
Kata Sarwati, untuk memahami teks bersama, yang memungkinkan pembaca dan pendengar untuk sama-sama menangkap dan memahami informasi, pikiran dan perasaan yang disampaikan penulis.
Selain itu, melatih keterampilan komunikasi, sehingga membantu melatih pengucapan yang jelas, intonasi yang tepat, ekspresi dan membangun kepercayaan diri dalam berbicara di depan umum.
Juga meningkatkan daya ingat. Di mana membaca nyaring membantu otak memperkuat penyimpanan informasi, sehingga lebih mudah diingat.
Berikutnya, meningkatkan kosakata, memperkenalkan kosakata baru dan membantu memahami struktur kalimat.
Selain itu, membangun kecerdasan emosional dan sosial, melalui interaksi saat membaca nyaring, anak-anak dapat mengembangkan pemahaman emosional, keterampilan sosial, dan kemampuan memecahkan masalah.
Baca juga: ALHAMDULILLAH, 7.343 Non ASN Jadi PPPK Paruh Waktu di Pemkab Pidie
Berikutnya, mampu menumbuhkan minat baca, yang membantu menciptakan kebiasaan membaca yang menyenangkan dan mengembangkan minat baca sejak dini.
" Akhirnya kegiatan ini melatih peserta untuk menjadikan membaca nyaring sebagai kebiasaan untuk dipraktekkan dalam meningkatkan minat baca anak/siswa," pungkasnya.
Tumbuhkan Minat Baca
Bupati Pidie, Sarjani Abdullah, SH MH, didamping Kadispersip Pidie, Turno Junaidi, mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Pusat, melalui Perpusnas RI atas dukungan Dana Alokasi Khusus NonFisik sehingga terlaksananya acara bimtek membaca nyaring di Kabupaten Pidie.
" Kami berharap upaya untuk menumbuhkan minat baca dan literasi anak-anak, melalui pemahaman makna teks secara mendalam, melatih kemampuan mendengar dan komunikasi lisan, serta meningkatkan kepercayaan diri pembaca," jelasnya.
Dikatakan, kegiatan ini menjadi bekal peserta terutama guru, untuk mengimplementasikan Program TAPUGA PIDIE melalui misi Pidie Caroung dan Pidie Meuadab.
Kegiatan membaca nyaring itu, diharapkan menjadi kebiasaan untuk dipraktekkan dalam meningkatkan minat baca anak atau siswa.
" Kami harap ini dihayati secara mendalam dan diwujudkan nanti sebagai manfaat dari kegiatan ini untuk mewujudkan generasi emas Pidie 2045," kata Abu Sarjani.
Ia menambahkan, Kadispersip Pidie sebagai sub bidang pendidikan, agar terus berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan dan Kemenag Pidie, untuk memaksimalkan Program TAPUGA Pidie. Dengan behitu akan lahir generasi emas Pidie yang menjadi kebanggaan daerah, dengan tingkat literasi yang terbaik.
Baca juga: Penerima Beasiswa Pemkab Pidie 1.082 Orang, MPD Lakukan Ini Sebelum Transfer ke Rekening
Satu Hari 150 Peserta
Kegiatan itu diikuti 450 orang, dengan dibagi 150 peserta per hari. Terdiri dari guru (PAUD TK dan SD). Lalu pustakawan sekolah dan gampong.
| Mutasi di Pidie, Bupati Sarjani Lantik 88 Pejabat |
|
|---|
| Bulog Sigli Edukasi Puluhan Siswa Seputar Ketahanan Pangan Nasional |
|
|---|
| Hari Ini, Bupati Sarjani Lantik Puluhan Pejabat, Sepuluh Camat Diganti |
|
|---|
| Kenaikan Harga LPG 12 Kg di Pidie Cekik Pelaku Usaha, Pemerintah Diminta Tinjau Ulang |
|
|---|
| Kenaikan Harga LPG 12 Kg di Pidie 'Cekik Leher' Pelaku Usaha, Pemerintah Harus Tinjau Ulang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/nazar_1-aa.jpg)