Berita Aceh Utara
Aceh Utara Mulai Dilanda Banjir, Bupati Ayahwa Perintah Semua Camat Siaga
Hujan deras yang mengguyur wilayah Aceh Utara sejak Jumat malam hingga Sabtu (22/11/2025) mulai menyebabkan sejumlah kawasan terendam banjir.
Penulis: Jafaruddin | Editor: Mursal Ismail
Ringkasan Berita:
- Hujan deras sejak Jumat malam menyebabkan sejumlah kawasan di Aceh Utara mulai terendam banjir.
- Bupati Aceh Utara Ayahwa menginstruksikan semua camat siaga penuh, tidak meninggalkan wilayah, serta mengaktifkan posko bencana.
- BPBD menurunkan tim memantau titik rawan dan masyarakat diminta tetap waspada serta melapor jika muncul tanda bahaya.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Jafaruddin I Aceh Utara
SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON – Hujan deras yang mengguyur wilayah Aceh Utara sejak Jumat malam hingga Sabtu (22/11/2025) mulai menyebabkan sejumlah kawasan terendam banjir.
Menyikapi kondisi tersebut, Bupati Aceh Utara, H Ismail A Jalil, MM yang akrab disapa Ayahwa langsung menginstruksikan seluruh camat untuk tetap siaga penuh dan tidak meninggalkan wilayah tugas guna memastikan penanganan cepat bagi masyarakat terdampak.
Instruksi itu disampaikan melalui Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Utara, Fuad Mukhtar MSM, agar seluruh jajaran terkait meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi potensi bencana.
“Intensitas hujan yang tinggi membuat pemerintah daerah harus mengambil langkah cepat untuk mengantisipasi dampak yang mungkin terjadi, terutama banjir dan tanah longsor di sejumlah kecamatan rawan,” ujar Ayahwa kepada Serambinews.com, Sabtu (22/11/2205).
Bahkan hingga kini (Sabtu malam) hujan lebat terus mengguyur kawasan Aceh Utara dan sekitarnya,
Karena itu Bupati Aceh Utara memberikan arahan kepada Kalaksa BPBD dan para camat agar tidak meninggalkan tempat.
Baca juga: Rumah Replika Pahlawan Nasional Cut Meutia di Aceh Utara Butuh Direhabilitasi
“Ikuti perkembangan situasi masyarakat di wilayah masing-masing dan segera laporkan setiap perkembangan,” ujar Ayahwa.
Bupati Aceh Utara juga menginstruksikan agar posko siaga bencana diaktifkan selama hujan deras masih berlangsung.
Pemkab Aceh Utara berharap kerja sama seluruh stakeholder dapat meminimalkan risiko dan mempercepat penanganan apabila terjadi keadaan darurat.
“Kita terus melakukan pemantauan dan meminta masyarakat untuk selalu berhati-hati serta mengikuti imbauan resmi dari BPBD,” ujar politisi Partai Aceh ini.
Sementara itu Kepala Pelaksana BPBD Aceh Utara, Fuad Mukhtar menyebutkan, saat ini sudah menurunkan tim untuk melakukan pemantauan di titik-titik yang berpotensi terjadi bencana.
Beberapa kecamatan juga dilaporkan mulai mengalami kenaikan debit air, meski belum mengganggu aktivitas warga secara signifikan.
Baca juga: Turnamen Sepakbola Bupati & Wakil Bupati Cup II Aceh Utara Diadakan di Tiga Lokasi, Ini DaftarTimnya
Namun demikian, pemerintah mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melapor apabila melihat tanda-tanda bahaya.
Koordinasi antarlembaga sangat penting dalam situasi seperti ini.
“Bupati meminta agar seluruh unsur pemerintahan di tingkat kecamatan dan gampong tanggap terhadap kondisi di lapangan untuk memastikan keselamatan warga,” ujar Fuad. (*)
| Kisah Rapa-i Raja Siwah Tanah Pasir Aceh Utara, Penjaga Tradisi Rapa-i Geurimpheng |
|
|---|
| Pengendara Honda CBR Meninggal Tergilas Truk Tangki di Jalan KKA Usai Terjatuh di Tikungan |
|
|---|
| Tiga KK Korban Semburan Lumpur di Lhoksukon Kembali Tempati Rumah, Perbaikan Atap Rampung |
|
|---|
| Soal Surat Gubernur ke BPJS, Akademisi Unimal: Pembukaan Blokir JKA Harus Berdasarkan Dokumen Hukum |
|
|---|
| Krueng Peuto Butuh Tanggul Permanen, Warga Lhoksukon Sudah 4 Kali Terendam Banjir dalam 5 Bulan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Ayahwa-soal-banjir.jpg)