Selasa, 5 Mei 2026

Aceh Besar

Universitas Abulyatama Wisuda 484 Lulusan, Ini Nama Para Wisudawan Terbaik Unaya

Universitas Abulyatama (Unaya) kembali meluluskan sebanyak 484 wisudawan program Magister, Profesi, Sarjana dan Diploma tahun 2025...

Tayang:
Penulis: Sara Masroni | Editor: Eddy Fitriadi
Serambinews.com/HO
SANTUNAN YATIM - Rektor Unaya, Ir R Agung Efriyo Hadi MSc PhD IPM ASEAN Eng usai santunan anak yatim dalam wisuda ke-XXXI, kampus setempat, Aceh Besar, Selasa (25/11/2025). 

Kampus berdampak lahir dari alumni yang berdampak. Maka wisudawan dan wisudawati harus terus menjalin hubungan erat dengan Unaya, berbagi pengalaman, membuka peluang magang, riset, dan pengabdian masyarakat di bidang masing-masing.

“Abulyatama bukan hanya tempat belajar, tetapi rumah bagi setiap insan yang ingin terus berkontribusi,” tegas Agung.

Sementara Ketua Yayasan Abulyatama Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), dr Muhammad Rizki SpJ-FIHA dalam sambutannya menyampaikan, komitmen untuk mendukung seluruh upaya universitas dalam mewujudkan visi “Kampus Berdampak”, sebagaimana digariskan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Kampus Berdampak berarti bahwa universitas tidak hanya menjadi pusat ilmu pengetahuan, tetapi juga sumber solusi bagi masyarakat, penggerak inovasi daerah, dan wadah bagi mahasiswa untuk belajar dari kehidupan nyata.

Melalui riset terapan, program pengabdian masyarakat, serta kolaborasi dengan dunia usaha dan dunia industri, kampus dapat menghadirkan ilmu yang hidup dan memberi manfaat langsung.

Baca juga: Dosen Unaya dan Poltek Aceh Kolaborasi, Latih Ibu Rumah Tangga Buat Sabun Lerak Ramah Lingkungan

Yayasan Abulyatama Nanggroe Aceh Darussalam bersama Universitas berkomitmen membangun lima pilar strategis pendidikan abad ke-21, yang diyakini menjadi bekal penting bagi para lulusan, pendidikan berkualitas dan relevan, inovasi dan kreativitas, kepemimpinan visioner, partisipasi aktif dalam masyarakat, menjaga persatuan dan nilai budaya.

“Sebagai bagian dari keluarga besar Abulyatama, saudara kini memikul tanggung jawab sebagai duta almamater. Di manapun kita berkarya, jadilah contoh dalam integritas, profesionalisme, dan kepedulian sosial,” pesan dr Rizki.

Dia meminta agar para lulusan membawa semangat Rumoh Ilmu dan Budaya bahwa ilmu harus melahirkan nilai, dan nilai harus memberi manfaat. 

“Jangan berhenti belajar. Dunia akan terus berubah, dan pembelajaran sejati berlangsung seumur hidup (lifelong learning). Gunakan setiap tantangan sebagai kesempatan untuk tumbuh,” ucap Rizki.

Jadilah generasi yang berpikir global, tetapi berjiwa lokal mencintai tanah air dengan karya nyata yang berdampak. 

“Kami juga berharap para alumni memperkuat jejaring alumni Universitas Abulyatama agar menjadi ekosistem yang saling mendukung, berbagi peluang, dan mendorong kolaborasi lintas bidang,” kata Rizki.

“Di era konektivitas ini, keberhasilan tidak lagi ditentukan oleh kemampuan individu semata, tetapi oleh kemampuan untuk bekerja sama dan membangun jaringan yang kuat,” pungkasnya.(*)

 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved