Senin, 27 April 2026

Berita Aceh Utara

Tim SAR dan Bersama Polisi Evakuasi Warga Terjebak Banjir Pakai Perahu Karet di Aceh Utara

Warga yang dievakuasi dipindahkan ke Meunasah yang telah disiapkan sebagai lokasi pengungsian sementara.

Penulis: Jafaruddin | Editor: Nur Nihayati
Serambinews.com/HO/SERAMBINEWS.COM/ HO
Tim SAR BPBD Aceh Utara bersama personel Polsek Baktiya mengevakuasi warga yang terjebak banjir di Gampong Pucok Alue dan Gampong Pulo Seuke, Kecamatan Baktiya, Aceh Utara, Selasa (25/11/2025). 
Ringkasan Berita:
  • Tim SAR evakuasi warga terjebak banjir di Gampong Pucok Alue dan Gampong Pulo Seuke, Kecamatan Baktiya, Aceh Utara
  • Warga yang dievakuasi dipindahkan ke Meunasah yang telah disiapkan sebagai lokasi pengungsian sementara.
  • Data sementara menunjukkan puluhan gampong di beberapa kecamatan terdampak banjir.

Warga yang dievakuasi dipindahkan ke Meunasah yang telah disiapkan sebagai lokasi pengungsian sementara.

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Jafaruddin I Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM,LHOKSUKONTim SAR BPBD Aceh Utara bersama personel Polsek Baktiya mengevakuasi warga yang terjebak banjir di Gampong Pucok Alue dan Gampong Pulo Seuke, Kecamatan Baktiya, Aceh Utara, Selasa (25/11/2025).

Warga dipindahkan ke Meunasah setempat yang difungsikan sebagai pos pengungsian sementara, setelah ketinggian air dilaporkan mencapai 50 hingga 70 sentimeter.

Proses evakuasi dilakukan menggunakan peralatan standar penyelamatan dan perahu karet untuk menjangkau rumah warga yang terendam.

Warga yang dievakuasi dipindahkan ke Meunasah yang telah disiapkan sebagai lokasi pengungsian sementara.

Berdasarkan laporan petugas di lapangan, ketinggian air di dua gampong tersebut berkisar antara 50 hingga 70 Centimeter dan masih berpotensi meningkat menyusul intensitas hujan yang masih tinggi.

Baca juga: Dua Titik Sungai di Lhoksukon Aceh Utara Jebol, Warga Diminta Waspada Banjir

Kapolres Aceh Utara AKBP Trie Aprianto, S.H., M.H melalui Kasi Humas Polres Aceh Utara, AKP Bambang, mengatakan bahwa proses evakuasi diprioritaskan bagi kelompok rentan, seperti perempuan, anak-anak, dan lanjut usia.

“Keselamatan warga menjadi prioritas utama kami. Kelompok rentan kami dahulukan untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar AKP Bambang.

Ia menambahkan bahwa jajaran Polres Aceh Utara terus memantau perkembangan situasi banjir yang dipicu oleh hujan deras selama sepekan terakhir.

Pihak kepolisian juga secara aktif berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BPBD, serta instansi terkait untuk mempercepat penanganan bencana.

Data sementara menunjukkan puluhan gampong di beberapa kecamatan terdampak banjir.

Selain itu, sebuah tanggul sungai di kawasan Lhoksukon dilaporkan jebol, sehingga mempercepat luapan air ke permukiman warga dan memperparah kondisi banjir di wilayah tersebut.

“Aparat di lapangan terus melakukan pendataan dan memperbarui informasi situasi terkini sebagai dasar pengambilan langkah-langkah bantuan dan pelayanan kepada masyarakat terdampak,” tambahnya.

Polres Aceh Utara mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan. Warga diminta mengamankan dokumen penting dan barang berharga ke tempat yang lebih tinggi, menghindari area yang tergenang listrik, serta segera menghubungi petugas apabila membutuhkan bantuan evakuasi.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved