Berita Aceh Tengah
Antisipasi Bencana Alam, Pemkab Aceh Tengah Liburkan Aktivitas Belajar Mengajar di Sekolah
kebijakan tersebut dan menekankan bahwa keselamatan anak-anak adalah prioritas utama pemerintah daerah Aceh Tengah
Penulis: Romadani | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM, ACEH TENGAH – Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah mengambil langkah cepat dalam merespons penetapan Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi dengan mengeluarkan kebijakan meliburkan seluruh aktivitas belajar mengajar di sekolah.
Kebijakan ini tertuang dalam surat resmi Bupati Aceh Tengah Nomor: 200.2.1/1371 yang dikeluarkan pada tanggal 26 November 2025.
Langkah ini diambil demi menjaga keselamatan siswa dan guru dari potensi risiko bencana alam yang mengancam wilayah tersebut, seperti banjir bandang dan tanah longsor.
Surat penting yang bersifat pemberitahuan ini ditujukan kepada Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Kantor Kementerian Agama, dan Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan Aceh Wilayah Kabupaten Aceh Tengah.
Isinya menginstruksikan agar seluruh Kepala Sekolah dan Dewan Guru di tingkat TK/RA, SD/MI, SMP/MTS, dan SMA/MA sederajat di Kabupaten Aceh Tengah untuk meliburkan kegiatan sekolah sementara waktu hingga hari Sabtu, 29 November 2025.
Baca juga: Pemkab Aceh Tengah Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi
Keputusan meliburkan sekolah ini didasarkan pada Surat Keputusan Bupati Nomor: 360/796/BPBD/2025 tentang Penetapan Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi.
Kadis Kominfo Aceh Tengah, Mustafa Kamal, membenarkan kebijakan tersebut dan menekankan bahwa keselamatan anak-anak adalah prioritas utama pemerintah daerah.
"Keputusan meliburkan sekolah ini adalah langkah proaktif dan pencegahan. Dengan kondisi cuaca ekstrem yang rawan memicu bencana hidrometeorologi, kita tidak ingin mengambil risiko terhadap keselamatan ribuan siswa dan guru yang harus menempuh perjalanan menuju sekolah," ujar Mustafa Kamal saat dimintai keterangan, Rabu (26/11).
Mustafa juga mengimbau agar masa libur ini dimanfaatkan oleh orang tua untuk menjaga anak-anak tetap berada di rumah dan menghindari lokasi rawan bencana.
Baca juga: Banjir Meluas di Aceh Utara Hingga 18 Kecamatan, Bupati Ayahwa Gelar Rapat Darurat dengan Muspida
"Kami berharap para orang tua dapat mengawasi anak-anak mereka dengan ketat, tidak membiarkan mereka bermain di sekitar sungai, lereng curam, atau daerah yang berpotensi banjir.
Ini adalah momen untuk meningkatkan kewaspadaan kolektif di tengah keluarga. Pihak sekolah diminta tetap memberikan tugas belajar dari rumah agar proses pendidikan tidak terhenti total," tambahnya.
Pemkab Aceh Tengah pantau perkembangan cuaca dan bencana
Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah akan terus memantau perkembangan situasi cuaca dan bencana di lapangan.
Baca juga: Menteri Pertanian Turunkan Tim ke Aceh Tengah Pasca Pertemuan dengan Bupati Haili Yoga di Jakarta
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, namun siaga, serta selalu mengikuti perkembangan informasi resmi yang disampaikan oleh BPBD dan Dinas Kominfo Aceh Tengah.
Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi resmi dan segera melapor ke nomor tanggap darurat BPBD Aceh Tengah di nomor 081264257378 maupun kepada aparat berwenang, jika melihat tanda-tanda potensi bencana di lingkungannya.
Baca juga: Perkuat Sektor Peternakan, Mentan Turunkan Tim ke Aceh Tengah
bencana alam
Pemkab Aceh Tengah
sekolah
Serambi Indonesia
Liburkan Aktivitas Belajar Mengajar
Serambinews
| Bupati Aceh Tengah Bertemu Menteri Lingkungan Hidup, Bahas Pengelolaan Sampah dan TPA |
|
|---|
| 235 JCH Aceh Tengah Resmi Dilepas Menuju Embarkasi, Tergabung dalam Kloter 5 |
|
|---|
| Bupati Aceh Tengah Kukuhkan 790 Guru PPG, Tekankan Integritas dan Dedikasi |
|
|---|
| Dua DPO Kasus Pembunuhan di Riau Diringkus di Aceh Tengah |
|
|---|
| Ketua ICMI Aceh: Perlu Segera Reboisasi Hutan di Seluruh Aceh |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Bupati-Aceh-Tengah-Haili-Yoga-meninjau-sejumlah-lokasi-terdampak-banjir_.jpg)