Jumat, 24 April 2026

Berita Pidie

5.207 KK Korban Banjir di Pidie Mengungsi, Tersebar pada 32 Titik

Sebanyak 5.207 KK atau 17.375 jiwa di Kabupaten Pidie mengungsi akibat banjir, tersebar di 32 titik.

Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Saifullah
Serambinews.com/HO/Muhammad Nazar
PENGUNGSIAN BANJIR - Korban banjir Gampong Rambot Adan, Kecamatan Mutiara Timur, Pidie, Kamis (27/11/2025), mengungsi ke meunasah setempat. 

Ringkasan Berita:
  • Sebanyak 5.207 KK atau 17.375 jiwa di Kabupaten Pidie mengungsi akibat banjir, tersebar di 32 titik. 
  • Dinsos Pidie menyebut 24 lokasi pengungsian sudah mendapat bantuan masa panik. 
  • Di Tangse, sekitar 1.020 jiwa warga Blang Pandak terisolir karena longsor menutup akses jalan.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Muhammad Nazar I Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Berdasarkan data Dinas Sosial (Dinsos) Pidie, Kamis (27/11/2025), tercatat 5.207 kepala keluarga atau KK mengungsi dampak bencana banjir

Korban banjir yang mengungsi itu berjumlah 17.375 jiwa, yang tersebar pada 32 titik di Kabupaten Pidie

"24 titik lokasi pengungsian korban banjir telah disalurkan bantuan masa panik," kata Plt Dinas Sosial Pidie, Muhammad Husin, Kamis (27/11/2025).

Ia menyebutkan, korban banjir di Kecamatan Mutiara Timur yakni, untuk Gampong Jojo mengungsi di Masjid Alue Batee. 

Kemudian, Beureueh Dua, Dayah Tanoh, Meucat Adan, Rambot Adan, dan Adan, yang mengungsi di meunasah masing-masing. 

Baca juga: 33.817 KK Terdampak Banjir di Aceh, 20.759 Jiwa Harus Mengungsi

Lalu, Kecamatan Pidie meliputi Cot Teungoh, Lampoh Lada, Tibang, Dayah Tutong, Cot Rheng, Krueng Dhoe, Pulo Pisang, Tumpok 40, Keuniree, Meunasah Peukan, dan Ujung Langgo. 

Korban banjir di Kecamatan Pidie itu juga mengungsi di meunasah masing-masing. 

Selanjutnya, Kecamatan Mutiara meliputi Baroh Barat Yaman, Mee Teungeh, Blang Beureueh, Dayah Beureueh, Pante Beureueh, Rapana, dan Lueng Sagoe. 

Korban banjir di Mutiara juga mengungsi di meunasah. 

Berikutnya, di Kecamatan Glumpang Baro dengan titik pengungsian di Gampong Palong. 

Lalu, di Kecamatan Peukan Baro, dengan titik pengungsian korban banjir di Gampong Lueng Mesjid, Blang Raya, dan Meuluweuk.

Baca juga: VIDEO Bencana Hidrometeorologi Lumpuhkan Aceh Tengah, 15 Warga Meninggal dan Ribuan Mengungsi

Selanjutnya, di Kecamatan Indrajaya dengan titik pengungsian di Gampong Caleue. Lalu, di Kecamatan Tangse, titik pengungsi korban banjir di Blang Pandak, di masjid, dan meunasah. 

Berdasarkan informasi didapat Serambinews.com, Kamis (27/11/2025), sekitar 1.020 jiwa warga  Blang Pandak, Kecamatan Tangse, Pidie dilaporkan terisolir setelah longsor menutupi badan jalan. 

Lonsor itu terjadi dampak hujan yang turun terus menerus di Kecamatan Tangse dan sekitarnya.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved