Banjir Landa Aceh
Pidie Jaya Terparah Banjir Ekstrem, Polisi Gercep Bantu Evakuasi Korban
Sehingga personel Polres Pidie Jaya bergerak cepat atau gercep memberikan bantuan, untuk menyelamatkan warga yang berjalan di tengah kepungan banjir.
Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Mursal Ismail
Sehingga personel Polres Pidie Jaya bergerak cepat atau gercep memberikan bantuan, untuk menyelamatkan warga yang berjalan di tengah kepungan banjir.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Muhammad Nazar I Pidie Jaya
SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU - Kabupaten Pidie Jaya terparah mengalami banjir ekstrem.
Hujan yang turun tanpa henti, menyebabkan warga harus menerobos genangan air mengalir deras.
Sehingga personel Polres Pidie Jaya bergerak cepat atau gercep memberikan bantuan, untuk menyelamatkan warga yang berjalan di tengah kepungan banjir.
"Kita mengerahkan personel ke berbagai lokasi, yang terdampak banjir untuk membantu warga yang membutuhkan pertolongan segera.
Tentunya, sebagai upaya kepolisian untuk menyelamatkan masyarakat," kata Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal Pasaribu SIK, Kamis (27/11/2025).
Dikatakan, penanganan evakuasi korban banjir dipimpin, Wakapolres Pidie Jaya, Kompol Iswahyudi, bersama pejabat utama dan personel gabungan membantu warga.
Baca juga: VIDEO Pesawat Hercules Bawa Material Tower PLN Tiba di Aceh, 9 Tower 150 kV Roboh
Evakuasi warga, memantau perkembangan debit air, dan mengamankan wilayah yang berpotensi mengalami peningkatan banjir.
Sementara, Kasi Humas Polres Pidie Jaya, AKP Mahruzar Hariadi, menyebutkan pihaknya terus melakukan pemantauan intensif pada seluruh titik rawan banjir.
“Di bawah arahan kapolres dan dipimpin Wakapolres, Kompol Iswahyudi di lapangan, personel memberikan respons cepat untuk memastikan keselamatan warga dalam penanganan banjir,” jelasnya.
Ia menambahkan, personel polisi juga membantu masyarakat mengamankan barang-barang penting.
Juga melaksanakan patroli di permukiman terdampak, dengan berkoordinasi dengan BPBD, TNI, perangkat desa dan relawan untuk mendukung penanganan banjir secara terpadu.
“Kehadiran polisi diharapkan dapat memberikan rasa aman, mempercepat distribusi bantuan, dan meminimalisir dampak bagi masyarakat,” pungkasnya. (*)
Baca juga: Update Gempa M 6,3 di Simeulue: 12 Warga Luka, Bangunan Masjid Rusak, dan Gudang Terbakar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/evakuasi-korban-banjir-27112025.jpg)