Jumat, 10 April 2026

Berita Banda Aceh

Bantu Penanganan Banjir, Helikopter Polri segera Dikerahkan ke Aceh

Marzuki menjelaskan, saat ini Polda Aceh telah menurunkan personel dalam jumlah besar dari berbagai satuan,

Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Nur Nihayati
Serambinews.com/HO/serambinews
KAPOLDA ACEH – Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Ali Basyah mengatakan helikopter Polri saat ini segera diterbangkan ke Aceh untuk penanganan bencana banjir di sejumlah wilayah Tanah Rencong, Jumat (28/11/2025). 

Marzuki menjelaskan, saat ini Polda Aceh telah menurunkan personel dalam jumlah besar dari berbagai satuan,

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rianza Alfandi | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEHKapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Ali Basyah menyampaikan bahwa helikopter Polri saat ini telah berada di Riau dan akan segera diterbangkan ke Aceh untuk penanganan bencana banjir di sejumlah wilayah Tanah Rencong.

Pernyataan tersebut disampaikan sebagai respons atas permintaan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem) dalam rapat paripurna di DPRA pada Kamis (27/11/2025). 

Dalam rapat itu Mualem meminta Polda Aceh mendatangkan helikopter Polri guna mempercepat mobilisasi dan koordinasi penanganan banjir.

“Saya sudah berkomunikasi dengan Mabes Polri. Helikopter kita sudah sampai di Riau dan siap meluncur ke Banda Aceh apabila situasinya memungkinkan untuk terbang,” jelas Irjen Marzuki, Jumat (28/11/2025).

Marzuki menjelaskan, saat ini Polda Aceh telah menurunkan personel dalam jumlah besar dari berbagai satuan, seperti Brimob, Polairud, dan Sabhara, untuk membantu proses evakuasi serta memberikan bantuan langsung kepada masyarakat terdampak banjir.

Setelah helikopter tiba di Aceh, pihak kepolisian akan memaksimalkan fungsinya untuk patroli udara, distribusi logistik, dan pengiriman bantuan makanan ke daerah-daerah yang terisolasi akibat banjir.

“Nantinya helikopter akan digunakan untuk transportasi darurat, baik untuk pemantauan, patroli, maupun mobilisasi bantuan. 

Jalur darat di sejumlah titik sudah tidak memungkinkan karena air tinggi dan jalur berlumpur,” ujarnya.

Marzuki mengimbau masyarakat untuk berdoa agar intensitas hujan tidak meningkat, sehingga proses bantuan, mobilisasi personel, dan penanganan banjir dapat berlangsung lebih optimal.

“Kondisi terakhir ini kita lihat bahwa intensitas hujan sudah mulai berkurang. 

Kita tinggal menunggu air surut agar evakuasi lanjutan serta pendataan warga, termasuk yang dilaporkan hilang, dapat segera dilakukan,” pungkasnya.(*)

Baca juga: Dampak Banjir Aceh Singkil, Jembatan di Lorong 4 Gosong Telaga Barat Ambruk

Baca juga: 120 Ribu Orang Terdampak Banjir

Baca juga: ‘Aceh Tengah Sangat Kritis’

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved