Berita Aceh Tenggara
Laporkan Dampak Banjir Bandang di Agara, Bupati dan Ketua DPRK Temui Mualem
Banjir bandang di Aceh Tenggara merusak empat jembatan, rumah warga, serta menelan 7 korban jiwa dan 6 orang masih dicari.
Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Saifullah
Ringkasan Berita:
- Banjir bandang di Aceh Tenggara merusak empat jembatan, rumah warga, serta menelan 7 korban jiwa dan 6 orang masih dicari.
- Bupati dan Ketua DPRK Agara menemui Gubernur Aceh Muzakir Manaf untuk melaporkan kerusakan dan meminta dukungan anggaran.
- Pemkab Agara menugaskan jajaran Forkopimda hingga camat untuk segera menangani bencana di 14 kecamatan terdampak.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Asnawi Luwi | Aceh Tenggara
SERAMBINEWS.COM, KUTACANE - Di tengah musibah banjir dan banjir bandang yang begitu dahsyat menerjang Kabupaten Aceh Tenggara, Bupati Agara, M Salim Fakhry, SE, MM beserta Ketua DPRK Aceh Tenggara, dan Kadisparpora Agara dengan gerak cepat, serta melakukan pertemuan dengan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf alias Mualem.
Tujuan pertemuan tersebut untuk menyampaikan kondisi kerusakan fasilitas infrastruktur dan rumah penduduk serta menelan 7 orang korban yang ditemukan meninggal dunia dan 6 orang dalam pencarian.
"Kita sudah bertemu dengan Bapak Gubernur Aceh Muzakir Manaf alias Mualem,” kata Bupati Agara.
“Dalam pertemuan singkat itu, kita menyampaikan kondisi kerusakan di Aceh Tenggara, di mana yang paling rusak fasilitas infrastruktur yakni Jembatan Natam, Jembatan Mbarung, Jembatan Salim Pipit, dan Jembatan Silayakh,” urai Salim Fakhry.
“Dan yang paling membuat kita benar-benar berduka, dalam musibah itu menyebabkan 7 orang telah meninggal dunia dan 6 orang masih dalam pencarian,” terangnya.
“Kita temui Gubernur Aceh agar secepatnya ditangani musibah banjir bandang yang terjadi di Aceh Tenggara dengan mengalokasikan anggaran Otsus Aceh dan dana APBN,” papar Bupati Agara.
Baca juga: Banjir Bandang di Aceh Tenggara, Empat Korban Meninggal, 9 Masih Dicari
Bupati dan Ketua DPRK Agara menghadap ke Gubernur Aceh melaporkan situasi terkini banjir yang melanda Aceh Tenggara.
Di mana banjir bandang telah merusak fasilitas umum, infrastruktur, perumahan penduduk, pertanian, perkebunan, dan kerusakan lainnya, juga menimbulkan korban jiwa.
Ia mengungkapkan, mendapat laporan tersebut, Gubernur Aceh, Muzakir Manaf merespon cepat dengan memerintahkan Pemkab Agara untuk segera mendata dan melaporkan kembali kerusakan dan kerugian terdampak banjir bandang.
Sehingga nanti bisa dibantu melalui anggaran APBA maupun APBN dan akan difasilitasi oleh Pemerintah Aceh.
"Saya mohon maaf kepada seluruh masyarakat Aceh Tenggara khususnya korban banjir, di saat masyarakat membutuhkan saya dan Ketua DPRK Agara, kami tidak berada di samping masyarakat,” ucapnya.
“Ini karena kami saat ini sedang menemui dan melobi Pak Gubernur Aceh, Muzakir Manaf agar bagaimana ‘Negeri Alas Metuah Agara’ dapat cepat ditangani bencana banjir dan banjir bandang,” terang Bupati.
Baca juga: VIDEO Detik-detik Jembatan Kembar Padang Panjang Tersapu Banjir Bandang
“Sehingga masyarakat tidak lagi larut dalam kesedihan akibat bencana banjir," tutur M Salim Fakhry, SE, MM didampingi Ketua DPRK Agara, Dr Denny Febrian Roza, SSTP, MSi kepada Serambinews.com, Jumat (28/11/2025).
banjir bandang
Banjir bandang di Aceh Tenggara
Dampak Banjir Bandang
Bupati Aceh Tenggara M Salim Fakhry SE MM
Mualem
Bupati Agara temui Mualem
Agara
Aceh Tenggara
Serambi Indonesia
Serambinews.com
| 13 Rumah di Aceh Tenggara Terbakar |
|
|---|
| Polisi Ringkus Pembunuh Bocah Sahila, Pelaku Merupakan Tetangga Korban |
|
|---|
| Banjir Bandang Rusak 26 Rumah |
|
|---|
| Pulihkan Akses Vital, TNI dan Warga Bersinergi Bangun Jembatan Gantung di Aceh Tenggara |
|
|---|
| Sekwil DPW PKB Aceh Ingatkan Kader PKB Jadi Jembatan Politik dan Aspirasi bagi Semua Kalangan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Bupati-Agara-lapor-ke-Mualem.jpg)