Sabtu, 25 April 2026

Banjir Landa Aceh

Update Data BNPB Banjir dan Longsor Sumatera: 1.137 Orang Meninggal, 163 Masih Hilang

Selain itu, Abdul menyebut terdapat 163 orang yang masih hilang, dan Basarnas masih melakukan pencarian secara intensif di beberapa kabupaten/kota.

Editor: Faisal Zamzami
Serambinews.com/Yusmandin Idris
Berlumpur – Lokasi pengungsian bagi warga Desa Meunasah Pulo, Peudada Bireuen dihantam banjir lagi pada Rabu (24/12/2025) malam, tenda dipenuhi lumpur tebal. 

Ringkasan Berita:
  • Bencana banjir dan longsor yang melanda Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh terus menelan korban jiwa.
  • Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari, melaporkan jumlah korban meninggal dunia kini mencapai 1.137 orang, bertambah dua dari sehari sebelumnya.
  • Selain itu, Abdul menyebut terdapat 163 orang yang masih hilang, dan Basarnas masih melakukan pencarian secara intensif di beberapa kabupaten/kota.

 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Bencana banjir dan longsor yang melanda Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh terus menelan korban jiwa.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari, melaporkan jumlah korban meninggal dunia kini mencapai 1.137 orang, bertambah dua dari sehari sebelumnya.

“Update per hari ini, kemarin 1.135 korban meninggal dunia. Ada penambahan di Aceh dan Sumatera Barat, sehingga total korban meninggal per hari ini, Jumat 26 Desember 2025, menjadi 1.137 jiwa,” ujar Abdul dalam konferensi pers virtual, Jumat (26/12/2025).

Rincian korban meninggal di tiga provinsi terdampak adalah:

-Aceh: 504 orang

-Sumatera Utara: 371 orang

-Sumatera Barat: 262 orang

Selain itu, Abdul menyebut terdapat 163 orang yang masih hilang, dan Basarnas masih melakukan pencarian secara intensif di beberapa kabupaten/kota.

Baca juga: VIDEO Jembatan Kutablang Tersambung, Besok Mulai Bisa Dilalui

Sementara itu, jumlah pengungsi menunjukkan penurunan dibanding sehari sebelumnya.

Hingga Jumat (26/12/2025), tercatat 457.255 jiwa mengungsi akibat bencana ini.

Pemerintah kini tengah mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap) bagi para korban.

Abdul menegaskan, jumlah unit yang dibangun akan disesuaikan dengan jumlah penerima manfaat di masing-masing kabupaten/kota.

“Ini gambaran kira-kira jumlah jiwa pengungsi saudara-saudara kita yang nantinya akan membutuhkan huntara dan huntap, yang pembangunannya sedang kita percepat,” ujar Abdul.

Baca juga: Warga Gampong Blang Seupeng Gotong-Royong Bersihkan Lumpur Pasca Banjir Bandang

Dari sisi kerusakan, BNPB mencatat dampak yang sangat signifikan terhadap permukiman warga.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved