Senin, 20 April 2026

Gunung Marapi di Sumatera Barat Kembali Meletus, Lontarkan Abu Setinggi 300 Meter

Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang dan condong ke arah utara hingga timur laut.

Editor: Faisal Zamzami
Istimewa/PGA Marapi
Gunung Marapi di Sumbar meletus 5 

Ringkasan Berita:
  • Gunung Marapi yang berada di wilayah Kabupaten Tanah Datar dan Agam, Sumatera Barat, kembali mengalami erupsi pada Minggu (18/1/2026) pukul 10.51 WIB.
  • Letusan tersebut melontarkan kolom abu vulkanik setinggi sekitar 300 meter dari puncak gunung.
  • Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang dan condong ke arah utara hingga timur laut.

 

SERAMBINEWS.COM, PADANG – Gunung Marapi yang berada di wilayah Kabupaten Tanah Datar dan Agam, Sumatera Barat, kembali mengalami erupsi pada Minggu (18/1/2026) pukul 10.51 WIB.

Letusan tersebut melontarkan kolom abu vulkanik setinggi sekitar 300 meter dari puncak gunung.

Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang dan condong ke arah utara hingga timur laut.

Aktivitas erupsi ini terekam jelas oleh alat pemantau yang berada di Pos Pengamat Gunung Api (PGA) Marapi.

Petugas PGA Marapi, Teguh Purnomo, mengatakan erupsi tercatat pada seismograf dengan amplitudo maksimum mencapai 7 milimeter dan durasi selama 2 menit 25 detik.


“Erupsi terekam jelas di seismogram,” ujar Teguh saat dihubungi, Minggu.

Baca juga: VIDEO Gunung Merapi Kembali Erupsi Minggu Pagi Ini, Abu Vulkanik Terbang Tinggi

Sebelumnya, Gunung Marapi juga beberapa kali mengalami erupsi sepanjang Januari 2026.

 Letusan tercatat terjadi pada Kamis (8/1/2026) dan Selasa (13/1/2026), meski tinggi kolom abu tidak teramati.

Sementara pada Rabu (14/1/2026), Marapi melontarkan abu hingga setinggi 1,6 kilometer.

Hingga saat ini, status Gunung Marapi masih berada pada Level II atau Waspada.

Pihak pengamat mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari kawah aktif.

“Kami mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di sekitar lembah dan aliran sungai yang berhulu di Gunung Marapi, agar waspada terhadap potensi bahaya lahar, terutama saat hujan,” kata Teguh.

Selain itu, warga juga diminta menggunakan masker apabila terjadi hujan abu karena dapat membahayakan kesehatan, terutama saluran pernapasan.

Sebagai catatan, Gunung Marapi pernah mengalami erupsi besar pada 3 Desember 2023 yang menyebabkan 23 pendaki meninggal dunia.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved