Berita Internasional
Iran Pampang Ilustrasi Kapal Induk AS Terbakar Hebat pada Billboard Besar di Teheran
Iran memasang billboard besar di Teheran bergambar kapal induk AS terbakar dengan slogan peringatan keras.
Ringkasan Berita:
- Iran memasang billboard besar di Teheran bergambar kapal induk AS terbakar dengan slogan peringatan keras.
- Langkah ini muncul setelah Presiden AS Donald Trump mengerahkan armada perang ke Timur Tengah.
- Billboard tersebut mencerminkan eskalasi ketegangan Iran-AS di tengah krisis domestik akibat protes besar.
Iran memasang billboard besar di Teheran bergambar kapal induk AS terbakar dengan slogan peringatan keras.
SERAMBINEWS.COM, TEHERAN – Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat (AS) kembali memanas.
Pada Minggu (25/1/2026) waktu setempat, Pemerintah Iran memasang sebuah billboard raksasa di pusat Kota Teheran, tepatnya di Alun-alun Enghelab, yang sarat dengan pesan simbolis.
Billboard itu menampilkan ilustrasi kapal induk Amerika dengan jet tempur yang rusak dan meledak di atas dek.
Di sekelilingnya tergambar mayat serta genangan darah, dengan jejak merah menyerupai garis bendera AS.
Di bagian bawah, terpampang slogan tajam: “Jika kamu menabur angin, kamu akan menuai badai.”
Langkah ini muncul hanya beberapa hari setelah Presiden AS, Donald Trump mengumumkan pengerahan armada perang ke Timur Tengah.
Baca juga: Brigade Hezbollah Irak Siaga Tempur Beri Perlindungan Pada Iran, Perang dengan AS Kian Nyata
Trump menyebut, kapal-kapal perang itu dikirim untuk mengantisipasi kemungkinan serangan terhadap Iran.
“Kami memiliki armada besar yang menuju ke arah itu, dan mungkin tidak perlu digunakan. Kita lihat saja nanti,” kata Trump, Kamis (22/1/2026).
Pihak Iran merespons dengan tegas.
Komandan Garda Revolusi Iran memperingatkan AS dan Israel agar tidak melakukan kesalahan perhitungan.
Mereka menegaskan pasukan Iran kini lebih siap dibanding sebelumnya.
Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran, Abbas Araghchi bahkan menulis opini di The Wall Street Journal yang menegaskan bahwa negaranya tidak akan ragu membalas serangan dengan kekuatan penuh.
Baca juga: VIDEO - Hizbullah Turun Gunung! Dukungan Militer Disiapkan untuk Iran Lawan AS
“Ini bukan ancaman, tetapi kenyataan. Sebagai diplomat sekaligus veteran, saya membenci perang, namun kami tidak akan tinggal diam jika diserang,” tulisnya.
Peringatan Keras
| Trump Klaim Raja Charles Sepakat Dukung Larangan Nuklir Iran |
|
|---|
| Strategi Baru Iran: Buka Selat Hormuz, Tunda Isu Nuklir di Tengah Tekanan AS? |
|
|---|
| Update Hari ke-59 Perang Iran: Diplomasi Dikebut, Trump Buka Jalur Telepon di Tengah Ketegangan |
|
|---|
| Begini Nasib Gaza di Tengah Gencatan Senjata Iran dan Lebanon |
|
|---|
| Teka Teki Penembakan di Jamuan Trump, Real atau Rekayasa? Sistem Pengamanan Jadi Sorotan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pesan-keras-via-billboard.jpg)