Berita Luar Negeri
Kelompok Perlawanan Irak Peringatkan AS–Israel: Perang Bisa Mencapai Depan Pintu Rumah Anda
"Balas dendam dari perang ini akan diwariskan dari generasi ke generasi dan dapat mencapai negara dan rumah para musuh,"
Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Nurul Hayati
Kelompok Perlawanan Irak Peringatkan AS–Israel: Perang Bisa Mencapai Depan Pintu Rumah Anda
SERAMBINEWS.COM – Sekretaris Jenderal kelompok antiteror Irak Harakat al-Nujaba, Sheikh Akram al-Ka’abi, memperingatkan Amerika Serikat dan Israel agar tidak melancarkan agresi militer baru terhadap Iran.
Ia menegaskan bahwa setiap serangan terhadap Iran akan memicu konflik regional berskala luas yang dampaknya sulit dikendalikan.
Dalam pernyataannya yang dikutip jaringan televisi Lebanon al-Ahed, Rabu (28/1/2026), al-Ka’abi mengatakan bahwa agresi militer AS–Israel terhadap Iran akan memperluas konfrontasi di kawasan Asia Barat.
Menurutnya, jika perang dimulai, pihak yang memicunya tidak akan mampu mengakhiri konflik tersebut.
Ia mengatakan serangan semacam itu akan memicu kerusuhan di wilayah tersebut dan menimbulkan respons yang dampaknya dapat meluas melampaui medan perang.
“Balas dendam dari perang ini akan diwariskan dari generasi ke generasi dan dapat mencapai negara dan rumah para musuh, tanpa seorang pun yang akan terhindar,” kata pejabat itu.
Ia menegaskan bahwa serangan terhadap Iran tidak akan dibiarkan begitu saja tanpa balasan.
Al-Ka’abi mengingatkan peran Iran dalam membantu Irak selama perang melawan kelompok teroris Takfiri Daesh, seraya menekankan bahwa rakyat Irak tidak melupakan pihak-pihak yang berdiri bersama mereka di masa-masa sulit.
“Rakyat Irak, sebagai bangsa yang berakar pada nilai-nilai kesukuan, tidak akan tinggal diam terhadap teman-teman yang berdiri di sisi mereka di masa-masa sulit dan menumpahkan darah dalam perjuangan melawan terorisme dan takfir,” katanya.
Pernyataan tersebut muncul di tengah peringatan serupa dari tokoh-tokoh anti-teror dan perlawanan lainnya di kawasan itu.
Firas al-Yasser, anggota Biro Politik al-Nujaba, sebelumnya mengatakan bahwa tindakan apa pun terhadap Iran akan mendorong kawasan itu menuju konfrontasi yang lebih luas yang mencakup Irak dan negara-negara pesisir Teluk Persia.
“Kelompok-kelompok ini tidak akan menunggu hingga api konflik meluas ke wilayah Irak. Sebaliknya, sejak saat pertama serangan apa pun terhadap Iran, mereka akan ikut serta dalam tanggapannya,” kata al-Yasser.
Dalam pidato terpisah, Sekretaris Jenderal gerakan perlawanan Hizbullah Lebanon, Sheikh Naim Qassem, memperingatkan bahwa perang melawan Iran dapat membakar seluruh kawasan.
Ia menekankan penentangan terhadap tindakan apa pun yang akan memfasilitasi kekejaman semacam itu.
AS Mulai Pancing Iran
| Ukraina Gempur Krimea dan Pangkalan Bomber Rusia, Rentetan Ledakan hingga Kebakaran Dilaporkan |
|
|---|
| Demi Bayar Tunggakan Uang Kos Rp 380 Ribu, Pria Ini Tega 'Jual' Istri dan Anak Kandung ke Bapak Kos |
|
|---|
| Masinis Kereta Api yang Terlibat Kecelakaan di Thailand Ternyata Positif Narkoba dan Tak Berlisensi |
|
|---|
| Lawatan ke China, Presiden Putin ke Xi Jinping: Sehari Tanpa Bertemu Kamu Terasa Seperti Tiga Tahun |
|
|---|
| Pakistan Diam-Diam Kirim 8.000 Pasukan dan Jet Tempur ke Arab Saudi, Ada Apa? |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Rudal-antarbenua-milik-Iran-Khaybar-dilaporkan-digunakan-IRGC-serang-Israel.jpg)