Senin, 20 April 2026

Fakta Kasus Pelecehan Mohan Hazian: Dari Utas Viral hingga Pengakuan Korban Lain

Kasus ini bermula ketika Saa, pemilik akun X/Twitter @aarummanis, membagikan pengalaman tak mengenakkan yang melibatkan pemilik merek berinisial M.

Editor: Amirullah
Instagram
KRONOLOGI - Mohan Hazian owner Thanksinsomnia diduga melakukan pelecehan seksual kepada model. Korban yang speak up lebih dari satu orang. (Instagram @mohanhazian) 

Ringkasan Berita:
  • Mohan Hazian, pendiri Thanksinsomnia, jadi sorotan publik setelah dugaan kekerasan seksual terhadap talenta mereknya viral di media sosial.
  • Penerbit Shira Media menarik bukunya, Goresan Seorang Begundal, menghentikan seluruh transaksi dan distribusi sebagai bentuk tanggung jawab moral.
  • Pengakuan korban terus bermunculan, termasuk model berusia 17 tahun dan asal Malaysia, sementara Mohan membantah tuduhan pemerkosaan namun mengakui khilaf di masa lalu.

 

SERAMBINEWS.COM -  Nama Mohan Hazian, pendiri merek fesyen Thanksinsomnia, kini menjadi sorotan publik.

Dugaan kasus kekerasan seksual yang menyeretnya ramai diperbincangkan setelah sebuah utas di platform X diunggah oleh akun @aarummanis, yang menceritakan pengalaman pahit saat bekerja dalam sesi pemotretan milik Mohan pada Mei 2025.

Kasus ini bermula ketika Saa, pemilik akun X/Twitter @aarummanis, membagikan pengalaman tak mengenakkan yang melibatkan pemilik merek berinisial M.

Dalam utas panjang, Saa bercerita bahwa dirinya menerima pekerjaan sebagai talenta untuk sebuah merek lokal ternama pada bulan Mei 2025.

Pada awal sesi pemotretan dan pengambilan gambar, semuanya berjalan lancar. Tidak ada tanda-tanda masalah, dan aktivitas kerja berlangsung normal. Namun, situasi berubah mencekam setelah sesi selesai.

Saa awalnya mengira akan diajak makan bersama kru lain, namun justru dibawa kembali ke area pemotretan dan ditinggalkan berdua bersama pelaku.

 Dalam unggahannya, Saa menjelaskan secara rinci bagaimana M mulai melakukan tindakan tidak senonoh.

Meski korban telah memberikan penolakan keras dan mencoba melawan secara fisik, pelaku tetap melanjutkan aksinya dengan agresif, termasuk naik ke atas tubuh korban.

Karena intensitas kekerasan yang semakin tinggi, Saa mengaku sempat bersikap kooperatif demi menyelamatkan nyawanya. Ia merasa terpojok dan sangat terancam pada saat itu.

“Saya pada saat itu 90 persen yakin saya akan diperkosa,” akui Saa dalam utasnya.

Saa juga memaparkan bahwa pelaku tetap melakukan tindakan tak senonoh dan pelecehan meskipun korban telah menangis histeris. Selain itu, pelaku sempat memanipulasi korban secara emosional ketika menjalankan aksinya, memperparah rasa tertekan yang dialami korban.

Baca juga: Fakta Pendaki Yazid Ahmad Ditemukan Meninggal di Sungai Mitis Bukit Mongkrang Usai Hilang 23 Hari

Bukunya ditarik

Penerbit Shira Media secara resmi mengambil sikap dengan menarik buku karya Mohan Hazian dari peredaran dan menghentikan seluruh transaksi yang berkaitan dengan karya tersebut.

Buku berjudul Goresan Seorang Begundal dipastikan tidak lagi diproduksi maupun dipasarkan.

Sikap tegas ini disampaikan Shira Media melalui akun Instagram resmi mereka sebagai respons atas dugaan kekerasan seksual yang tengah menjadi sorotan publik.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved