Jumat, 24 April 2026

Berita Regional

Anak Gajah Diselamatkan dari Septik Tank, Induk Buat Gestur Terima Kasih

Seekor anak gajah sumatera di Siak, Riau, berhasil diselamatkan setelah terperangkap dalam septik tank di mess karyawan PT Arara Abadi.

Editor: Saifullah
Serambinews.com/HO
SELAMATKAN ANAK GAJAH - Tim BBKSDA Riau saat menyelamatkan anak gajah yang terperangkap di dalam septik tank di areal mess karyawan PT Arara Abadi di Kabupaten Siak, Riau, Minggu (22/2/2026). Foto KOMPAS.COM/Dok BBKSDA Riau 

Ringkasan Berita:
  • Seekor anak gajah sumatera di Siak, Riau, berhasil diselamatkan setelah terperangkap dalam septik tank di mess karyawan PT Arara Abadi.
  • Kawanan gajah sempat mengamuk merusak bangunan dan kendaraan, menunjukkan betapa rentannya konflik satwa liar dengan aktivitas manusia.
  • Peristiwa ini menjadi pelajaran penting tentang perlunya infrastruktur ramah lingkungan dan harmoni antara manusia serta satwa liar.

 

Seekor anak gajah sumatera di Siak, Riau, berhasil diselamatkan setelah terperangkap dalam septik tank di mess karyawan PT Arara Abadi.

SERAMBINEWS.COM, SIAK - Seekor anak gajah sumatera berusia beberapa hari terperangkap di dalam septik tank di kawasan mess karyawan PT Arara Abadi, Kabupaten Siak, Riau, Minggu (22/2/2026).

Tim Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau bersama karyawan perusahaan berhasil mengevakuasi satwa dilindungi tersebut.

Setelah proses penyelamatan, induk gajah mendekat dan menunjukkan gestur yang dianggap sebagai tanda “terima kasih” sebelum kembali bersama kawanan.

Peristiwa ini tidak berdiri sendiri.

Kawanan gajah sempat mengamuk dan merusak mess karyawan serta sejumlah kendaraan, diduga karena panik melihat anaknya terjebak.

Kasus ini menegaskan betapa rentannya hubungan antara manusia dan satwa liar ketika habitat mereka bersinggungan dengan aktivitas industri.

Baca juga: Gajah Sumatera Ditemukan Tewas Tanpa Kepala di Riau, Diduga Ditembak, Gading Hilang

Infrastruktur yang tidak ramah satwa, seperti septik tank terbuka, bisa menjadi ancaman serius bagi hewan yang melintas.

Bupati Siak, Afni Zulkifli menilai, kejadian tersebut sebagai pelajaran penting.

Menurutnya, gajah memiliki insting perlindungan yang kuat layaknya manusia.

Ia menekankan bahwa gajah biasanya tidak mengganggu jika tidak diganggu.

Sebab itu, konflik sering muncul akibat kondisi lingkungan yang tidak aman bagi satwa.

Pemerintah daerah berharap masyarakat dan perusahaan lebih peduli dalam mengantisipasi potensi bahaya bagi satwa liar.

Baca juga: Mitigasi Konflik, 79,92 Km Kawat Kejut Gajah Segera Dibangun di Aceh Timur

Tantangan Konservasi

Kasus anak gajah yang terperangkap ini memperlihatkan tantangan besar konservasi di Riau.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved