Konflik Amerika vs Iran
AS Klaim Hancurkan Kapal Induk Drone Iran IRIS Shahid Bagheri
Ia mengklaim lebih dari 30 kapal perang Iran telah tenggelam atau hancur sejak operasi militer dimulai.
Ringkasan Berita:
- Militer Amerika Serikat (AS) mengklaim telah menyerang dan membakar kapal induk drone milik Iran dalam sebuah operasi udara pada Kamis (5/3/2026).
- Serangan tersebut disebut sebagai bagian dari rangkaian operasi militer AS terhadap target militer Iran dalam beberapa hari terakhir.
- Komandan CENTCOM, Laksamana Brad Cooper, mengatakan kapal yang diserang memiliki ukuran setara kapal induk pada era Perang Dunia II.
SERAMBINEWS.COM, TEHERAN – Militer Amerika Serikat (AS) mengklaim telah menyerang dan membakar kapal induk drone milik Iran dalam sebuah operasi udara pada Kamis (5/3/2026).
Serangan tersebut disebut sebagai bagian dari rangkaian operasi militer AS terhadap target militer Iran dalam beberapa hari terakhir.
Klaim tersebut disampaikan oleh Komando Pusat AS atau CENTCOM melalui pernyataan resmi yang juga disertai video serangan yang diunggah di platform media sosial X.
Komandan CENTCOM, Laksamana Brad Cooper, mengatakan kapal yang diserang memiliki ukuran setara kapal induk pada era Perang Dunia II.
“Saat kita berbicara, kapal tersebut sedang terbakar,” kata Cooper dalam konferensi pers, seperti dikutip dari The Hill.
Menurut keterangan CENTCOM, kapal induk drone yang menjadi sasaran adalah IRIS Shahid Bagheri, salah satu aset Angkatan Laut Iran yang digunakan untuk mengoperasikan drone militer.
Serangan terhadap kapal tersebut merupakan bagian dari rangkaian operasi udara yang dilakukan AS sejak Washington melancarkan serangan pada Sabtu (28/2/2026).
Hingga saat ini, pemerintah Iran belum memberikan tanggapan resmi terkait klaim serangan terhadap kapal induk drone tersebut.
Baca juga: Jantung Sistem Pertahanan AS Hancur Diserang Iran, Citra Satelit Perlihatkan Dampak Kerusakan Parah
Intensitas serangan meningkat
Dalam konferensi pers tersebut, Cooper juga menyebut intensitas serangan militer AS terhadap Angkatan Laut Iran semakin meningkat.
Ia mengklaim lebih dari 30 kapal perang Iran telah tenggelam atau hancur sejak operasi militer dimulai.
Selain target di laut, serangan udara AS juga menyasar wilayah daratan Iran.
Pesawat pengebom AS dilaporkan telah menghantam hampir 200 target di dalam wilayah Iran, termasuk di ibu kota Teheran, hanya dalam satu jam terakhir.
Menurut Cooper, serangan tersebut berdampak signifikan terhadap kemampuan ofensif Iran.
| Trump Ancam Serangan Baru ke Iran Jika Membangkang |
|
|---|
| Iran Ajukan 14 Syarat Perdamaian ke AS dan Israel: Ganti Rugi hingga Aturan Baru di Selat Hormuz |
|
|---|
| Proposal Damai Iran Ditolak Trump, Ketegangan Timur Tengah Memanas Lagi: Saya Hancurkan Mereka |
|
|---|
| AS Sebut Perang Iran Sudah Berakhir, Picu Sorotan Soal Legalitas Operasi Militer |
|
|---|
| Iran Kerahkan Sistem Pertahanan Udara Usai Deteksi Drone Pengintai di Teheran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Kapal-induk-drone-milik-Iran-IRIS-Shahid-Bagheri.jpg)