Kamis, 7 Mei 2026

Berita Jakarta

Heboh Pencurian Uang Takziah di Jaktim, Aksi Pelaku Terekam CCTV, Polisi Buat Sketsa Wajah

Kasus pencurian uang takziah di Jaktim menghebohkan warga setelah aksi seorang perempuan berpura-pura melayat lalu mencuri uang sumbangan.

Tayang:
Editor: Saifullah
Chat GPT
PENCURIAN UANG TAKZIAH - Foto ilustrasi pencurian dibuat menggunakan kecerdasan buatan atau AI Chat GPT. Aksi pencurian uang takziah menghebohkan warga Jakarta Timur (Jaktim). 

Ringkasan Berita:
  • Kasus pencurian uang takziah di Jaktim menghebohkan warga setelah aksi seorang perempuan berpura-pura melayat lalu mencuri uang sumbangan, terekam CCTV dan viral di medsos.
  • Polsek Kramat Jati menggunakan sketsa wajah untuk memburu pelaku, namun hasilnya belum maksimal karena pelaku diduga sudah berpindah jauh dari lokasi.
  • Polisi memastikan pelaku beraksi di tiga lokasi berbeda dengan modus sama, sehingga masyarakat diimbau lebih waspada saat suasana duka agar kejadian serupa tidak terulang.

 

Kasus pencurian uang takziah di Jaktim menghebohkan warga setelah aksi seorang perempuan berpura-pura melayat lalu mencuri uang sumbangan, terekam CCTV dan viral di medsos.

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Kasus pencurian uang takziah di Jakarta Timur (Jaktim) kini menjadi sorotan setelah Polsek Kramat Jati memanfaatkan sketsa wajah untuk memburu pelaku.

Peristiwa ini terjadi pada Senin (2/3/2026) siang, ketika seorang perempuan berpura-pura melayat lalu mengambil uang sumbangan warga di rumah duka.

Aksi pelaku sempat terekam CCTV dan videonya beredar luas di media sosial, memperlihatkan seorang wanita berkerudung membawa tas dan berlari meninggalkan lokasi.

Kanit Reskrim Polsek Kramat Jati, Fadoli menjelaskan, bahwa penggunaan sketsa wajah belum membuahkan hasil maksimal. 

Dari informasi awal, pelaku diduga memiliki alamat di Palembang, namun penyelidikan masih terus dilakukan.

Ia menambahkan, karena kasus ini viral, pelaku kemungkinan sudah berpindah cukup jauh sehingga menyulitkan pencarian.

Baca juga: Pencurian Meteran Air Marak di Abdya, Perumdam Ringankan Biaya Penggantian Bagi Pelanggan Aktif

Hingga kini, jumlah uang yang dicuri belum diketahui karena keluarga korban belum sempat menghitung amplop sumbangan yang terkumpul.

Modus pelaku terbilang licik. 

Ia berpura-pura mengenal keluarga almarhum dan berbaur dengan pelayat lain.

Saat keluarga pergi mengantar jenazah ke pemakaman, pelaku berpura-pura meminta izin untuk buang air kecil.

Kesempatan itu digunakan untuk masuk ke rumah dan mengambil uang takziah, lalu memasukkannya ke dalam tas sebelum kabur.

Polisi memastikan pelaku beraksi di tiga lokasi berbeda di Jakarta Timur, termasuk Lubang Buaya dan Bambu Apus, dengan pola yang sama.

Fadoli menegaskan, bahwa pihaknya sudah memeriksa lokasi kejadian dan terus melakukan penyelidikan meski korban belum membuat laporan resmi. 

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved