Sabtu, 30 Mei 2026

AS dan Israel Serang Iran

Pasukan Chechnya Siap Berperang di Iran Melawan AS

Komandan pasukan khusus Akhmat Chechnya, Letnan Jenderal Apti Alaudinov, mengatakan ia siap memberikan seluruh persenjataan yang dimilikinya

Tayang:
Editor: Ansari Hasyim
@pegadaian.kanwilmedan
SIAP PERANG - Komandan pasukan khusus Akhmat Chechnya, Letnan Jenderal Apti Alaudinov, mengatakan ia siap memberikan seluruh persenjataan yang dimilikinya kepada Iran dan bahkan turun langsung berperang di pihak Republik Islam tersebut jika keputusan itu diambil oleh kepemimpinan Rusia. 

SERAMBINEWS.COM - Komandan pasukan khusus Akhmat Chechnya, Letnan Jenderal Apti Alaudinov, mengatakan ia siap memberikan seluruh persenjataan yang dimilikinya kepada Iran dan bahkan turun langsung berperang di pihak Republik Islam tersebut jika keputusan itu diambil oleh kepemimpinan Rusia.

Ia menyampaikan pernyataan tersebut melalui sebuah video yang diunggah di saluran Telegram pribadinya pada hari Rabu.

Dalam pidatonya, Alaudinov menyebut bahwa situasi yang “sangat sulit” sedang berkembang di Iran dan menyerukan dukungan terhadap negara tersebut.

“Kita harus memberi Iran semua yang bisa kita berikan dan mendukungnya dengan segala cara yang mungkin,” ujarnya.

Alaudinov juga menyatakan bahwa jika otoritas Rusia membuat keputusan terkait, ia siap “bahkan hari ini” untuk berangkat ke Iran dan ikut serta dalam operasi tempur.

Menurutnya, ia siap membantu sekutu untuk mengusir kemungkinan serangan darat pasukan Amerika.

Dalam pidato yang sama, komandan pasukan khusus Akhmat itu juga mengatakan bahwa, dengan probabilitas “99 persen”, Presiden Amerika Serikat Donald Trump adalah “Antikristus”.

Baca juga: Konflik di Iran Sebabkan Krisis Energi, Washington Pertimbangkan Cabut Sanksi Minyak Rusia

 

Ia menambahkan bahwa negara-negara yang mendukung operasi militer melawan Iran, menurutnya, berarti “mendukung Antikristus”.

Alaudinov juga menyatakan bahwa Amerika Serikat dan sekutunya “membawa darah dan kematian”.

Ia menambahkan bahwa menurut pandangannya, setelah Iran, target Amerika Serikat berikutnya adalah Rusia.

“Jika mereka berhasil menghabisi Iran sekarang, kami pasti akan menjadi yang berikutnya setelah Iran,” katanya.

Dalam pidatonya, Alaudinov juga menyinggung dukungan Barat terhadap Ukraina. Ia mengatakan bahwa selama empat tahun negara-negara NATO, termasuk Amerika Serikat, telah memasok senjata ke Ukraina untuk perang melawan Rusia.

“Selama empat tahun sekarang kita telah terbunuh oleh rudal Amerika, senjata Amerika, senjata Eropa, dan senjata Israel juga,” ujarnya.

Alaudinov saat ini menjabat sebagai komandan unit pasukan khusus Akhmat yang dibentuk di Chechnya dan terlibat dalam operasi tempur di Ukraina bersama pasukan Rusia.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved