Berita Internasional
Amerika Kewalahan Hadapi Drone Iran, Pasok Merops dari Eropa untuk Tangkal Shahed
AS mempercepat pengiriman sistem anti-drone Merops dari Eropa ke Timur Tengah untuk menghadapi serangan besar-besaran drone Shahed buatan Iran.
Dengan kecepatan lebih dari 290 km/jam dan ketinggian hingga 16.000 kaki, Merops menggunakan radar, gelombang radio, dan sensor panas untuk mengunci target.
Saat mendekati jarak 1,5 km, sistem AI akan mengarahkan drone agar meledak di dekat sasaran.
Biayanya relatif murah, sekitar 7.000–10.000 dolar AS, jauh lebih efisien dibanding rudal Patriot yang bisa mencapai 4 juta dolar per unit.
Meski efektif, Merops memiliki keterbatasan: jangkauan pendek dan performa yang menurun dalam cuaca buruk.
Namun, di Timur Tengah yang beriklim kering, kelemahan ini dianggap tidak terlalu signifikan.
Sejak akhir Februari 2026, Iran meluncurkan ratusan rudal balistik dan drone Shahed ke pangkalan AS dan negara tetangga.
Serangan tersebut menewaskan enam personel Amerika dan merusak radar sistem pertahanan THAAD di Yordania.
Baca juga: AL Iran Klaim Lancarkan Serangan Drone Besar-besaran ke Israel dan Pangkalan Militer AS
Dengan situasi ini, Merops menjadi simbol perubahan strategi militer AS.
Jika sebelumnya Washington hanya mempelajari konflik Ukraina, kini pengalaman itu diterapkan langsung untuk menghadapi Iran.
Bagi negara-negara Teluk, kehadiran Merops juga memberi harapan baru dalam melawan ancaman drone murah yang selama ini menguras biaya pertahanan.
Singkatnya, Merops bukan sekadar senjata baru, melainkan hasil pembelajaran global dari perang Ukraina yang kini diproyeksikan untuk menghadapi ancaman nyata di Timur Tengah.
Sistem ini menandai era baru pertahanan udara: lebih murah, lebih cepat, dan lebih adaptif terhadap ancaman drone modern.(*)
| Trump Ultimatum Iran: AS Klaim Bisa Hancurkan Teheran dalam Hitungan Jam |
|
|---|
| Update Perang Iran Hari ke 38: Ultimatum 24 Jam Donald Trump Ancam Infrastruktur Iran |
|
|---|
| Trump Ancam ‘Neraka’ untuk Iran, Desak Pembukaan Selat Hormuz di Tengah Memanasnya Perang |
|
|---|
| Biadab! Israel Kembali Serang RS di Gaza, Sudah 2.073 Langgar Gencatan Senjata |
|
|---|
| AS Kecele, Ternyata Iran Masih Sangat Tangguh dan Miliki Banyak Rudal, Terungkap dari Data Intelijen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/AS-pasok-Merops-ke-Timteng.jpg)