Selat Hormuz
Krisis Minyak Mengintai, Aramco Peringatkan Dampak Penutupan Selat Hormuz
Menurut Nasser, jika gangguan di Selat Hormuz berlangsung lama, dampaknya akan sangat serius bagi stabilitas ekonomi global.
Ringkasan Berita:
- Perusahaan minyak raksasa Arab Saudi, Saudi Aramco, memperingatkan potensi krisis serius di pasar energi global apabila gangguan pelayaran di Selat Hormuz terus berlanjut.
- CEO Aramco, Amin Nasser, menyatakan bahwa blokade jalur pelayaran strategis tersebut dapat memicu konsekuensi besar bagi pasokan minyak dunia.
- Saat ini, lalu lintas kapal tanker di kawasan itu mengalami gangguan di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel.
SERAMBINEWS.COM, RIYADH — Perusahaan minyak raksasa Arab Saudi, Saudi Aramco, memperingatkan potensi krisis serius di pasar energi global apabila gangguan pelayaran di Selat Hormuz terus berlanjut.
CEO Aramco, Amin Nasser, menyatakan bahwa blokade jalur pelayaran strategis tersebut dapat memicu konsekuensi besar bagi pasokan minyak dunia.
Saat ini, lalu lintas kapal tanker di kawasan itu mengalami gangguan di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel.
Menurut Nasser, jika gangguan di Selat Hormuz berlangsung lama, dampaknya akan sangat serius bagi stabilitas ekonomi global.
“Akan ada konsekuensi katastrofik bagi pasar minyak dunia. Semakin lama gangguan ini berlangsung, maka dampaknya akan semakin drastis bagi ekonomi global,” ujar Nasser dalam sesi tanya jawab laporan laba perusahaan, Selasa (10/3/2026).
Selat Hormuz merupakan jalur vital bagi perdagangan energi dunia. Sekitar 20 persen pasokan minyak global melewati perairan tersebut setiap hari.
Gangguan pelayaran terjadi setelah Garda Revolusi Iran mengancam tidak akan membiarkan satu liter pun minyak keluar dari kawasan Timur Tengah apabila serangan dari Amerika Serikat dan Israel terus berlanjut.
Baca juga: Iran Tolak Gencatan Senjata dengan AS, Lanjutkan Hujani Israel dengan Rudal Baru Berhulu Ledak 1 Ton
Dampak Sistemik ke Berbagai Sektor
Nasser menegaskan krisis ini tidak hanya berdampak pada sektor pelayaran dan asuransi. Gangguan pasokan energi juga diprediksi memicu efek domino terhadap berbagai sektor industri.
Beberapa sektor yang diperkirakan terkena dampak langsung antara lain:
-Penerbangan
-Pertanian
-Otomotif
-Manufaktur
| VIDEO AS-Iran Gagal Capai Kesepakatan Damai, Isu Nuklir Jadi Fokus Utama |
|
|---|
| Malaysia Tangkap 210 WNI dalam Operasi Laut, Ungkap Maraknya Aktivitas Ilegal di Perbatasan |
|
|---|
| Bikin Bangga! 5 Anggota Pramuka Abdya Lulus Seleksi Jambore Dunia, Cek Nama dan Asal Sekolahnya |
|
|---|
| Ketika Uang Mengendap, Kesehatan Dipangkas: Paradoks Anggaran Aceh |
|
|---|
| HRD Apresiasi Presiden Prabowo dan Menteri PU, Jembatan Bireuen - Takengon Mulai Dibangun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Peta-Selat-Hormuz-3-3.jpg)