Minggu, 3 Mei 2026

Konflik Israel vs Iran

Netanyahu Hilang dari Publik 4 Hari, Muncul Isu Tewas Akibat Serangan Iran

Pemimpin Israel itu dirumorkan mengalami luka-luka bahkan tewas setelah serangan balasan yang dilancarkan Iran.

Tayang:
Editor: Amirullah
Tangkap Layar
PM ISRAEL - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat melakukan konferensi pers bersama Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio di Yerusalem, Minggu (16/2/2025). Pemimpin Israel itu dirumorkan mengalami luka-luka bahkan tewas setelah serangan balasan yang dilancarkan Iran. 

Selain itu, laporan yang beredar juga menyebut bahwa pengamanan di sekitar kediaman resmi perdana menteri Israel diperketat. Namun tidak ada keterangan resmi yang mengaitkan langkah keamanan tersebut dengan kondisi Netanyahu.

Situasi ini terjadi di tengah konflik yang meluas sejak 28 Februari, ketika serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel memicu eskalasi dengan Iran.

Pertempuran kemudian melibatkan kelompok Hizbullah di Lebanon dan gerakan Houthi di Yaman. Laporan menyebutkan bahwa korban jiwa dalam konflik tersebut telah melampaui 2.000 orang, sementara ratusan ribu lainnya terpaksa mengungsi.

Baca juga: Keunggulan Khorramshahr Iran yang Gempur AS–Israel 3 Jam Nonstop, Cepat, Jauh, dan Sulit Dicegat

Media Israel bantah rumor Netanyahu tewas

Di sisi lain, media Israel The Jerusalem Post menyebut klaim mengenai kematian atau luka Netanyahu sebagai teori konspirasi yang tidak didukung bukti.

Menurut media itu, laporan tersebut hanya menggabungkan sejumlah informasi yang bersifat tidak langsung, seperti absennya video terbaru Netanyahu, laporan peningkatan keamanan di sekitar rumahnya, serta penundaan kunjungan pejabat asing.

Selain itu, laporan Tasnim juga mengutip klaim mantan perwira intelijen Amerika Serikat Scott Ritter yang disampaikan melalui media Rusia bahwa ia menyebut Iran telah membombardir lokasi persembunyian Netanyahu dan menewaskan saudaranya.

Lebih lanjut, The Jerusalem Post yang membantah rumor tersebut menampilkan informasi publik yang menunjukkan Netanyahu masih menjalankan aktivitas resmi. Kantor Perdana Menteri Israel tercatat merilis pernyataan resmi dari Netanyahu pada 7 Maret.

Portal Pemerintah Israel juga melaporkan bahwa Netanyahu mengunjungi lokasi dampak serangan di Beersheba pada 6 Maret.

Selain itu, laporan lain menyebut bahwa ia melakukan percakapan telepon dengan Presiden Perancis Emmanuel Macron yang diumumkan oleh Istana Elysee.

Sumber: Kompas.com

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved