Konflik Israel vs Iran
Netanyahu Hilang dari Publik 4 Hari, Muncul Isu Tewas Akibat Serangan Iran
Pemimpin Israel itu dirumorkan mengalami luka-luka bahkan tewas setelah serangan balasan yang dilancarkan Iran.
SERAMBINEWS.COM – Kabar simpang siur mengenai kondisi Perdana Menteri Benjamin Netanyahu ramai beredar di tengah memanasnya konflik di Timur Tengah.
Pemimpin Israel itu dirumorkan mengalami luka-luka bahkan tewas setelah serangan balasan yang dilancarkan Iran.
Isu tersebut menyebar cepat di berbagai platform media sosial dan sejumlah kanal informasi, tepat saat situasi kawasan sedang tegang menyusul operasi militer yang melibatkan Israel dan Amerika Serikat.
Serangan terhadap beberapa kota di Iran yang terjadi pada Sabtu (28/2/2026) menjadi titik awal memanasnya konflik terbaru antara kedua pihak.
Setelah serangan itu, Iran melancarkan balasan yang menyasar sejumlah target strategis, sehingga spekulasi mengenai kondisi para pemimpin di pihak yang terlibat ikut bermunculan.
Di tengah situasi tersebut, ketidakhadiran Netanyahu dari ruang publik selama beberapa hari terakhir memicu berbagai tanda tanya. Biasanya, dalam situasi krisis keamanan, Netanyahu dikenal aktif memberikan pernyataan atau tampil di hadapan publik.
Namun kali ini, kemunculannya tidak terlihat, sehingga memunculkan berbagai spekulasi mengenai keberadaannya.
Meski begitu, hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari pemerintah Israel maupun kantor perdana menteri yang menyatakan bahwa Benjamin Netanyahu mengalami luka atau meninggal dunia.
Baca juga: Harga Minyak Dunia Tembus 100 Dolar, Iran Ancam Bisa Melejit hingga 200 Dolar per Barel?
Munculnya spekulasi dari media Iran
Spekulasi bermula dari laporan kantor berita Iran, Tasnim News Agency, pada Selasa (11/3/2026), yang menyebut Netanyahu kemungkinan tewas atau terluka parah akibat serangan balasan terbaru dalam konflik yang sedang berlangsung.
Media tersebut menyoroti bahwa Netanyahu tidak muncul di hadapan publik selama hampir empat hari.
Hal itu dianggap tidak biasa karena sebelumnya ia kerap merilis pesan video hampir setiap hari kepada publik.
Menurut laporan tersebut, selama periode itu pernyataan yang dikaitkan dengan Netanyahu hanya dirilis dalam bentuk tertulis, tanpa disertai rekaman video maupun foto terbaru.
Tasnim juga mengeklaim bahwa Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir serta saudara Netanyahu, Iddo Netanyahu, kemungkinan turut menjadi korban. Namun, Tasnim mengakui bahwa klaim tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.
Baca juga: Lowongan Kerja Asuransi Sinarmas untuk Lulusan Kesehatan, Dibuka Posisi Dokter hingga Mitra Perawat
Ketidakhadiran dan pembatalan kunjungan AS
Spekulasi juga meningkat setelah dua utusan Amerika Serikat, Steve Witkoff dan Jared Kushner, secara mendadak membatalkan rencana kunjungan ke Israel.
Kunjungan itu sebelumnya dijadwalkan untuk membahas konflik yang terus meluas antara Israel dan Iran. Hingga kini, baik pemerintah Amerika Serikat maupun pejabat Israel belum memberikan penjelasan resmi mengenai alasan pembatalan tersebut.
| Hujan Rudal Iran Tak Kunjung Reda, Israel Mulai Jatahkan Penggunaan Pencegat Kelas Atas |
|
|---|
| Iran dan Israel Saling Serang Hingga Detik Ini, AS Tambah Kekuatan Militer di Tengah Negosiasi |
|
|---|
| Sempat Diisukan Tewas Kena Rudal Iran, Netanyahu Tiba-tiba Muncul Sampaikan Pesan soal Perang |
|
|---|
| Serangan Israel Picu Ledakan Kilang Minyak Iran, Teheran Diselimuti Awan Hitam dan Hujan Beracun |
|
|---|
| Di Balik Serangan ke Iran, Israel Ternyata Punya Program Senjata Nuklir Rahasia di Dimona |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Perdana-Menteri-Israel-Benjamin-Netanyahu-saat-melakukan-konferensi-pers-bersama-Menteri.jpg)