Info Haji 2026
Jelang Musim Haji 2026, Pemerintah Ingatkan WNI Waspada Haji Ilegal
Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah atau Kemenhaj dan KJRI Jeddah menegaskan pentingnya penggunaan visa haji resmi guna melindungi jemaah
Dalam pertemuan tersebut, juga dibahas kesalahpahaman terkait Haji Dakhili.
Program ini hanya diperuntukkan bagi warga lokal Saudi dan ekspatriat yang memiliki izin tinggal (Iqamah) minimal satu tahun.
Jalur ini tidak dapat digunakan oleh jemaah dari Indonesia untuk menghindari prosedur resmi.
Selain itu, masyarakat diminta lebih kritis terhadap penawaran paket haji seperti Furoda atau program lain yang menjanjikan keberangkatan tanpa antre.
"Masyarakat jangan terpaku pada nama paketnya, tetapi pastikan kepastian visa hajinya, legalitas penyelenggaranya, dan kesesuaian prosedur dengan aturan resmi pemerintah," tambahnya.
Penguatan Pengawasan dan Edukasi
Kemenhaj dan KJRI Jeddah menilai perlunya penguatan pengawasan lintas instansi untuk mencegah praktik haji ilegal.
Edukasi publik secara masif serta perbaikan sistem pendataan jemaah menjadi langkah penting untuk meningkatkan perlindungan.
Pemerintah menegaskan bahwa seluruh proses ibadah haji harus berjalan sesuai aturan demi menjaga keselamatan dan kekhusyukan jemaah Indonesia di Tanah Suci. (*)
| Pertamina Pastikan Kesiapan Avtur di Sumbagut, untuk Dukung Penerbangan Haji 2026 |
|
|---|
| KBRI Jeddah: Hampir 6.000 Jemaah Haji Indonesia Tiba di Madinah pada Gelombang Pertama |
|
|---|
| Jamaah Haji Abdya Tergabung Dalam Kloter 12, Berangkat Pada Pertengahan Mei 2026 |
|
|---|
| Jemaah Haji Indonesia Kloter Perdana Tiba 22 April di Madinah, PPIH Pastikan Layanan Siap |
|
|---|
| Tiga CJH Lhokseumawe Tunda Keberangkatan, Ini Sebabnya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ilustrasi-haji-ilegal.jpg)