Kamis, 9 April 2026

Konflik Timur Tengah

Kepala Intelijen IRGC Iran Tewas, Israel Akui Dalang Dibalik Pembunuhan Mayor Jenderal Majid Khademi

Tak lama setelah laporan tersebut, Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, mengeluarkan pernyataan tegas yang mengindikasikan keterlibatan negaranya.

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Muhammad Hadi
Serambinews.com/HO
Kepala Intelijen Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran, Mayor Jenderal Majid Khademi dilaporkan tewas dalam sebuah serangan pada Senin (6/4/2026).  

Kepala Intelijen IRGC Iran Tewas, Israel Akui Dalang Dibalik Pembunuhan Mayor Jenderal Majid Khademi

SERAMBINEWS.COM –  Kepala Intelijen Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran, Mayor Jenderal Majid Khademi dilaporkan tewas dalam sebuah serangan pada Senin (6/4/2026). 

Pemerintah Iran menuding serangan tersebut melibatkan Amerika Serikat dan Israel, sementara pihak Israel secara terbuka mengakui dalang dibalik peristiwa tersebut.

Kematian Khademi dikonfirmasi oleh media pemerintah Iran, yang menyebut perwira berpangkat mayor jenderal itu sebagai salah satu figur kunci dalam struktur keamanan negara. 

Ia menjabat sebagai kepala intelijen Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC), lembaga militer elit yang memiliki pengaruh besar dan bertanggung jawab langsung kepada pemimpin tertinggi Iran.

Tak lama setelah laporan tersebut, Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, mengeluarkan pernyataan tegas yang mengindikasikan keterlibatan negaranya.

"Kepemimpinan Iran sekarang harus hidup dalam kesadaran bahwa mereka menjadi sasaran. Kami akan terus memburu mereka satu per satu,” katanya.

Katz juga mengatakan bahwa Israel telah menimbulkan "kerusakan serius" pada industri baja dan petrokimia Iran.

"Kami akan terus melemahkan infrastruktur nasional, secara bertahap menyebabkan erosi dan keruntuhan rezim Iran, serta kemampuannya untuk melancarkan serangan terhadap Negara Israel," tegasnya.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi terkait lokasi pasti tewasnya Khademi. 

Namun, laporan menyebutkan bahwa pada dini hari Senin, sejumlah serangan udara menghantam kawasan permukiman di sekitar Teheran.

Khademi diketahui baru menjabat sebagai kepala intelijen IRGC setelah pendahulunya, Mohammad Kazemi, tewas dalam konflik bersenjata yang berlangsung selama 12 hari pada Juni 2025.

Organisasi intelijen IRGC memiliki kekuatan yang signifikan di Iran dan hanya bertanggung jawab kepada Pemimpin Tertinggi negara tersebut.

Kematian Khademi menambah daftar panjang petinggi militer Iran yang gugur dalam beberapa waktu terakhir. 

Sebelumnya, Iran juga mengonfirmasi tewasnya Alireza Tangsiri pada 30 Maret lalu. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved