Rabu, 8 April 2026

EWIC Perluas Program Work Based Learning di Aceh, Total 16 Sekolah Terlibat

Penambahan tersebut melengkapi kerja sama sebelumnya yang telah dilakukan EWIC dengan 11 lembaga pendidikan

Editor: IKL
SERAMBI/SYAMSUL AZMAN
Sejumlah peserta dan perwakilan sekolah berfoto bersama usai kegiatan sosialisasi dan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) Program Work Based Learning East West International College (EWIC) Malaysia dengan lima SMK di Aceh, Selasa, 7 April 2026, di Kyriad Muraya Hotel. Tampak di tengah, CEO EWIC, Prof. Dato Dr. HJ. Abdul Murad, bersama para kepala sekolah dan peserta kegiatan. (SERAMBI/SYAMSUL AZMAN) 

BANDA ACEH - Program Work Based Learning East West International College (EWIC) Malaysia kembali diperluas di Aceh melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) bersama lima Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), yang berlangsung pada Selasa, 7 April 2026, di Kyriad Muraya Hotel.

Lima sekolah yang terlibat dalam kerja sama tahap lanjutan ini yakni SMK 1 Lhokseumawe, SMK 2 Lhokseumawe, SMK 1 Sigli, SMK Negeri 3 Karang Baru, dan SMK 1 Takengon.

Penambahan tersebut melengkapi kerja sama sebelumnya yang telah dilakukan EWIC dengan 11 lembaga pendidikan di wilayah Banda Aceh dan Aceh Besar pada 29 Oktober 2025 di The Pade Hotel, sehingga total kerja sama kini mencakup 16 sekolah.

Pada kerja sama tahap awal, EWIC menggandeng sejumlah sekolah dan lembaga pendidikan, di antaranya SMK 1 Sabang, SMK 2 Banda Aceh, SMK 1 Banda Aceh, SMK 3 Banda Aceh, SMK 5 Telkom Banda Aceh, Pesantren Inshafuddin, Pesantren Babun Najah, SMKN 1 Lhoknga, SMA 1 Indrapuri, dan SMK Masjid Raya. Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Dinas Pendidikan Aceh.

CEO EWIC, Prof. Dato Dr. HJ. Abdul Murad, menyampaikan bahwa program ini telah berjalan sejak Februari tahun lalu dan terus menunjukkan perkembangan. 

Hingga saat ini, sebanyak 60 pelajar asal Aceh telah mengikuti program pendidikan yang terintegrasi dengan magang di Malaysia.

Menurutnya, program Work Based Learning dirancang untuk memberikan kesempatan kepada siswa melanjutkan pendidikan sekaligus memperoleh pengalaman kerja di industri, khususnya sektor perhotelan.

“Melalui program ini, pelajar dapat menjalani kuliah sambil magang, sehingga pengalaman kerja sudah didapatkan sejak masa pendidikan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, EWIC merupakan institusi pendidikan bidang hospitalitas yang berbasis di Seremban, Negeri Sembilan, Malaysia, yang menawarkan program pendidikan mulai dari diploma dua (D2) dengan masa studi sekitar 18 bulan, diploma tiga (D3) selama 30 bulan, hingga program sarjana (S1) di bidang International Hospitality Management melalui kerja sama internasional.

Dalam skema Work Based Learning, peserta menjalani pembelajaran yang terintegrasi dengan praktik kerja di industri, termasuk di hotel berbintang di Malaysia. Penghasilan dari kegiatan magang tersebut dapat digunakan untuk mendukung biaya pendidikan serta kebutuhan hidup selama masa studi.

EWIC juga memberikan dukungan awal berupa pembiayaan visa bagi peserta yang kemudian dapat dicicil secara bertahap setelah siswa menjalani program magang.
Ia menekankan pentingnya dukungan pihak sekolah, terutama kepala sekolah, dalam memastikan keberhasilan program. 

Kerja sama yang dilakukan secara langsung dengan sekolah dinilai penting untuk menjaga kejelasan dan koordinasi pelaksanaan.

“Kami ingin memastikan program ini berjalan secara transparan dan terkoordinasi melalui pihak sekolah,” tambahnya.

Lebih lanjut, pihak sekolah yang telah menjalin kerja sama dijadwalkan akan melakukan kunjungan ke Malaysia untuk melihat langsung aktivitas siswa yang tengah mengikuti program tersebut, termasuk proses pembelajaran dan magang di industri.

Untuk tahun 2026, EWIC menetapkan kuota sebanyak 300 peserta dari berbagai daerah. Apabila kuota tersebut masih memungkinkan untuk ditambah, kerja sama serupa akan kembali dijajaki dengan sekolah lain di Aceh.

Perluasan kerja sama ini diharapkan dapat membuka akses yang lebih luas bagi siswa di Aceh untuk memperoleh pendidikan berbasis industri di tingkat internasional, sekaligus meningkatkan kesiapan lulusan dalam memasuki dunia kerja.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved