Jumat, 22 Mei 2026

Perang Iran vs AS

Update Hari ke-84 Perang Iran: AS-Iran Negosiasi Panas, Trump Ancam Langkah Drastis

paya diplomatik untuk mengakhiri perang antara Iran dan Amerika Serikat terus berlangsung memasuki hari ke-84 konflik.

Tayang:
Penulis: Sri Anggun Oktaviana | Editor: Amirullah
Gemini Ai
PERANG IRAN- Foto ilustrasi hasil olah kecerdasan buatan (AI), Jumat (22/5/2026), menggambarkan dinamika ketegangan dan upaya negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran yang terus berlangsung memasuki hari ke-84 konflik. Tahun ini, situasi geopolitik di Timur Tengah masih diwarnai oleh perundingan intensif, ancaman militer, serta keterlibatan negara mediator seperti Pakistan di tengah krisis yang belum mereda. 

Update Hari ke-84 Perang Iran: AS-Iran Lanjutkan Negosiasi, Trump Ancam Langkah Drastis jika Teheran Tolak Kesepakatan Nuklir

SERAMBINEWS.COM – Upaya diplomatik untuk mengakhiri perang antara Iran dan Amerika Serikat terus berlangsung memasuki hari ke-84 konflik.

Amerika Serikat dan Iran dikabarkan kembali melanjutkan pembicaraan mediasi dengan saling bertukar pesan serta rancangan proposal untuk membentuk kerangka kesepakatan resmi.

Dikutip Serambinews.com melalui Al Jazeera, Jumat (22/5/2026), proses mediasi intensif disebut melibatkan Pakistan yang berperan sebagai penghubung antara Washington dan Teheran.

Koresponden Al Jazeera di Teheran, Almigdad Alruhaid, melaporkan bahwa pejabat Pakistan aktif melakukan komunikasi diplomatik untuk mencegah eskalasi konflik lebih lanjut.

Baca juga: Trump Kirim 5.000 Tentara ke Perbatasan Rusia, NATO Siaga Hadapi Ancaman Baru

Di tengah pembicaraan tersebut, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio mengatakan terdapat “beberapa tanda baik” menuju kemungkinan tercapainya kesepakatan.

Namun, Presiden Amerika Serikat Donald Trump tetap memberikan peringatan keras kepada Iran.

Trump menegaskan Washington dapat mengambil langkah “sangat drastis” apabila Iran menolak menyerahkan persediaan uranium yang dimilikinya.

Iran Tuduh AS dan Israel Lakukan Kejahatan Perang

Di sisi lain, pemerintah Iran kembali melontarkan tuduhan serius terhadap AS dan Israel.

Teheran menuding kedua negara telah melakukan “kejahatan perang” setelah menyerang Institut Pasteur Iran pada awal konflik.

Lembaga penelitian medis tersebut disebut menjadi salah satu pilar penting sistem kesehatan masyarakat Iran.

Jurnal medis internasional The Lancet bahkan memperingatkan bahwa kerusakan akibat serangan tersebut berdampak besar terhadap layanan kesehatan nasional Iran.

Selain itu, Bulan Sabit Merah Iran mengungkapkan bahwa tim penyelamat telah berhasil mengevakuasi lebih dari 7.200 orang dari reruntuhan bangunan akibat serangan udara AS dan Israel.

Untuk pertama kalinya sejak perang berlangsung, pihak Bulan Sabit Merah juga membagikan rekaman proses penyelamatan korban dari bangunan yang hancur.

Baca juga: Update Hari ke-82 Perang Iran: Iran Ancam Buka Front Baru, Trump Beri 3 Hari untuk Kesepakatan

Mediasi Pakistan Dinilai Semakin Intensif

Peran Pakistan dalam konflik ini disebut semakin penting.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved