AS dan Israel Serang Iran
Iran Tutup Total Selat Hormuz, Tanker Minyak Putar Balik
Ketegangan geopolitik di Timur Tengah memasuki babak baru. Selat Hormuz dilaporkan ditutup sepenuhnya, memaksa sejumlah kapal tanker
Ringkasan Berita:
- Selat Hormuz dilaporkan ditutup sepenuhnya, memaksa sejumlah kapal tanker minyak berbalik arah di tengah memanasnya situasi kawasan akibat berlanjutnya serangan Israel di Lebanon.
- Laporan Kantor Berita Fars pada Rabu menyebutkan, penutupan jalur energi vital dunia itu merupakan respons Teheran atas apa yang disebut sebagai pelanggaran Israel dengan dukungan Amerika Serikat, terhadap kerangka gencatan senjata yang secara eksplisit mencakup Lebanon.
SERAMBINEWS.COM - Ketegangan geopolitik di Timur Tengah memasuki babak baru.
Selat Hormuz dilaporkan ditutup sepenuhnya, memaksa sejumlah kapal tanker minyak berbalik arah di tengah memanasnya situasi kawasan akibat berlanjutnya serangan Israel di Lebanon.
Laporan Kantor Berita Fars pada Rabu menyebutkan, penutupan jalur energi vital dunia itu merupakan respons Teheran atas apa yang disebut sebagai pelanggaran Israel dengan dukungan Amerika Serikat, terhadap kerangka gencatan senjata yang secara eksplisit mencakup Lebanon.
Iran menegaskan, gencatan senjata yang mengecualikan agresi terhadap sekutunya “tidak memiliki makna apa pun”.
Tanker Putar 180 Derajat di Titik Paling Sensitif
Data pelacakan maritim menunjukkan manuver tak biasa sebuah kapal tanker bernama AUROURA. Saat mendekati pintu keluar selat di dekat pantai Semenanjung Musandam, sekitar Khasab, kapal itu tiba-tiba melakukan belokan 180 derajat, kembali ke perairan Teluk yang lebih dalam.
Baca juga: AS Terima Tiga Proposal Berbeda Terkait Iran, Salah Satunya Ditulis Dalam ChatGPT
Fars menyebutkan, manuver tersebut terjadi di jalur super-sensitif antara Pulau Larak dan Semenanjung Musandam, sebuah “titik tersedak” (chokepoint) energi global yang dikenal dengan lalu lintas maritim padat dan kepentingan geopolitik tinggi.
Kontrol Diperketat, Hanya Kapal Iran yang Melintas
Sumber-sumber media Iran dan angkatan laut mengindikasikan, lalu lintas kapal tanker dihentikan, dengan pengecualian terbatas.
“Kami telah menutup Selat Hormuz, dan saat ini hanya kapal Iran atau kapal yang datang dari Iran yang diizinkan melintas,” ujar sumber angkatan laut.
Disebutkan pula bahwa hanya dua tanker sempat melintasi selat dalam kerangka gencatan senjata sebelum Israel dinilai melanggar kesepakatan.
Laporan tambahan dari Kantor Berita Tasnim menyebutkan, puluhan kapal terdampar di jalur air strategis itu sambil menunggu izin.
Bahkan selama periode gencatan senjata, pelayaran disebut tidak dimungkinkan tanpa otorisasi langsung dari angkatan bersenjata Iran, menegaskan kontrol Teheran atas koridor maritim tersebut.
Gencatan Senjata Dipersoalkan
Iran menegaskan, setiap negosiasi yang lebih luas harus mengakhiri seluruh operasi militer AS dan Israel di kawasan, termasuk di Lebanon, sebagai prasyarat solusi berkelanjutan.
Namun, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan bahwa gencatan senjata dua pekan tidak mencakup Lebanon, sikap yang oleh pejabat Iran dinilai sebagai pelanggaran langsung dan penghambat de-eskalasi.
Teheran memperingatkan, stabilitas regional kini bergantung pada gencatan senjata yang segera dan komprehensif, termasuk penghentian permusuhan di Lebanon.
Sementara itu, penutupan Selat Hormuz mengirimkan sinyal keras ke pasar energi global: eskalasi politik dapat dengan cepat berubah menjadi guncangan logistik dan ekonomi dunia.(*)
Iran Tutup Total Selat Hormuz
Biaya Transit Selat Hormuz
Tarif Selat Hormuz
Apa itu Selat Hormuz
Selat Hormuz Mau Ditutup
Iran tutup Selat Hormuz
Mengapa Selat Hormuz ditutup
Serambinews.com
Serambinews
| Iran Bentuk Perisai Manusia Lindungi Pembangkit Listrik dan Jembatan, Trump Meradang |
|
|---|
| Iran: Jika Serangan Berhenti, Kami Hentikan Tembakan |
|
|---|
| Iran dan Oman Pungut Biaya Transit Selat Hormuz di Bawah Gencatan Senjata |
|
|---|
| Iran Klaim Kemenangan Bersejarah, AS Terima Syarat Jelang Perundingan Damai |
|
|---|
| Netanyahu tak Sudi Lebanon Masuk dalam Kerangka Penghentian Perang yang Diajukan Iran ke AS |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Dua-kapal-Pertamina-Indonesia-masih-tertahan-di-Selat-Hormuz.jpg)