Kamis, 7 Mei 2026

Calon Polwan di Jambi Dirudapaksa Oknum Polisi hingga Disoraki, Hotman Paris Turun Tangan

Para netizen berharap Hotman Paris membela korban hingga oknum polisi yang melakukan dan menyaksian dihukum setimpal.

Tayang:
Editor: Amirullah
Istimewa
KASUS VIRAL - 4 oknum polisi yang terlibat kasus pemerkosaan calon polwan di Jambi. (Dok./Tangkap layar video Cakapcuap.co) 

SERAMBINEWS.COM – Kisah pilu seorang calon polisi wanita (polwan) asal Jambi kini menyita perhatian publik.

Di tengah impiannya untuk bergabung dengan institusi kepolisian, ia justru menghadapi kenyataan pahit: menjadi korban dugaan kekerasan seksual oleh oknum aparat.

Perempuan muda itu kini memilih untuk tidak diam. Dengan langkah penuh tekad, ia melakukan perjalanan panjang dari Jambi menuju Jakarta.

Tujuannya jelas mencari keadilan yang selama ini terasa jauh dari jangkauan.

Kasus ini mulai ramai dibicarakan setelah tim hukum Hotman 911 angkat bicara. Pernyataan resmi mereka membuka tabir peristiwa yang disebut-sebut sangat menyayat hati.

Kronologi kejadian tersebut disampaikan melalui akun Instagram advokat ternama, Hotman Paris Hutapea, @hotmanparisofficial pada Selasa (14/4/2026).

Dalam keterangan itu, terungkap bahwa korban tidak hanya mengalami dugaan kekerasan seksual. Situasi yang dialaminya disebut jauh lebih memprihatinkan.

Ia diduga diperlakukan secara tidak manusiawi, karena peristiwa tersebut terjadi di hadapan tiga oknum polisi lain yang justru menonton, bahkan menyoraki.

"Calon polwan korban pemerkosaan oleh oknum polisi, yang saat diperkosa ditonton dan disoraki oleh tiga oknum polisi, sedang menempuh perjalanan darat dari Jambi menuju Jakarta untuk mencari keadilan dan akan bertemu dengan tim Hotman 911" tulis pernyataan resmi tim hukum Hotman 911.

Perjalanan korban ke Jakarta bukan sekadar perpindahan tempat. Ini adalah upaya panjang untuk mendapatkan keadilan atas apa yang dialaminya.

Impian besarnya untuk menjadi bagian dari kepolisian kini berubah arah. Ia harus menghadapi kenyataan pahit dari lingkungan yang semestinya menjadi tempatnya mengabdi dan menegakkan hukum.

Perjalanan Mencari Keadilan

Dengan kondisi penuh tekanan, korban bersama ibunya menempuh perjalanan darat dari Jambi menuju Jakarta.

Sang ibu, yang disebut hanya berprofesi sebagai pemulung, setia mendampingi anaknya dalam perjuangan ini.

Kisah mereka menjadi potret nyata ketimpangan, di mana warga kecil harus berjuang ekstra keras untuk mendapatkan keadilan di tengah dugaan keterlibatan aparat.

Rencananya menurut tim Hotman 911, korban akan bertemu langsung dengan tim hukum yang dipimpin oleh Hotman Paris Hutapea pada:

  • Hari/Tanggal: Rabu, 15 April 2026
  • Waktu: 14.00 WIB
  • Lokasi: Sayap Suci (Holywings Group), Kelapa Gading, Jakarta Utara
Sumber: TribunNewsmaker
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved