Berita Internasional
Ini Deretan Negara Terdampak Blokade Selat Hormuz, Ada Italia, Inggris, Jerman hingga Indonesia
Blokade Amerika Serikat di Selat Hormuz memicu guncangan besar pada perdagangan energi dunia.
Ringkasan Berita:
- Blokade Amerika Serikat di Selat Hormuz memicu guncangan besar pada perdagangan energi dunia.
- Negara-negara dengan ketergantungan tinggi terhadap impor minyak dan gas dari Timur Tengah paling rentan, termasuk Indonesia, Thailand, India, Filipina, Jerman, Italia, dan Inggris.
- Harga minyak global sudah melonjak mendekati 99 dolar AS per barrel, dan analis memperingatkan bisa naik hingga 150 dolar jika blokade berlanjut.
Blokade Amerika Serikat di Selat Hormuz memicu guncangan besar pada perdagangan energi dunia.
SERAMBINEWS.COM, TOKYO - Ketegangan geopolitik di Teluk Persia kembali memuncak setelah Amerika Serikat memberlakukan blokade di Selat Hormuz, jalur vital perdagangan energi dunia.
Langkah ini diambil menyusul gagalnya perundingan dengan Iran, dan dampaknya langsung terasa pada perekonomian global.
Negara-negara dengan ketergantungan tinggi terhadap impor energi dari kawasan Timur Tengah menjadi pihak paling rentan, termasuk sejumlah negara Asia dan Eropa.
Menurut laporan Nomura, bank investasi asal Jepang, negara-negara seperti Thailand, India, Indonesia, Filipina, Jerman, Italia, dan Inggris masuk dalam daftar yang paling terdampak.
Ketergantungan besar terhadap minyak dan gas impor membuat mereka sangat sensitif terhadap gangguan pasokan.
Misalnya, lebih dari 90 persen impor minyak mentah Jepang dan Filipina berasal dari Timur Tengah.
Sementara India mengandalkan sekitar 60 persen pasokan LNG dari kawasan tersebut.
Baca juga: Dua Kapal Tanker Pertamina Masih Tertahan di Selat Hormuz, Pemerintah Lakukan Diplomasi
Di Eropa, Italia tercatat bergantung hingga 45 persen pada LNG dari Qatar, serta 12 persen impor minyak mentah dari Timur Tengah.
Indonesia juga masuk dalam kategori negara yang rentan.
Sebagai salah satu importir energi bersih, blokade ini berpotensi menekan pasokan energi sekaligus meningkatkan biaya impor.
Kondisi tersebut dapat berdampak pada stabilitas harga energi domestik dan memperlambat pertumbuhan ekonomi.
Meski begitu, dampak terhadap ekonomi besar seperti Amerika Serikat dan China dinilai lebih terbatas.
AS hanya mengimpor sekitar 8 persen minyak mentah dari Teluk Persia.
Blokade Selat Hormuz
Selat Hormuz
dampak blokade Selat Hormuz
Iran
Amerika Serikat
Serambi Indonesia
Serambinews.com
| Anggota Kongres AS Sorot Program Nuklir Israel, Tuntut Menlu Rubio Buka-bukaan |
|
|---|
| Update Perang Iran Hari ke-69: Trump Klaim Hampir Deal, Israel Bombardir Beirut di Tengah Ketegangan |
|
|---|
| BREAKING NEWS - Iran Pertimbangkan Proposal Damai AS, Trump Klaim Perang Akan Segera Berakhir |
|
|---|
| Harga Bensin AS Meledak 50 persen! Konflik Iran Picu Tekanan Ekonomi Baru |
|
|---|
| Update Hari ke-68 Perang Iran: Trump Hentikan Operasi Hormuz, AS Klaim Perang ‘Berakhir’? |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Dua-kapal-Pertamina-Indonesia-masih-tertahan-di-Selat-Hormuz.jpg)