Minggu, 19 April 2026

Konflik Amerika vs Iran

Netanyahu Tegaskan Israel Siap Lanjutkan Perang dengan Iran, Ajukan Sejumlah Tuntutan

Ia juga menyampaikan sejumlah tuntutan yang diharapkan dapat dipenuhi Iran guna mencegah eskalasi konflik.

Editor: Faisal Zamzami
Meta AI
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menegaskan bahwa negaranya siap melanjutkan perang dengan Iran jika perundingan tidak menghasilkan kesepakatan baru. 
Ringkasan Berita:
  • Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menegaskan bahwa negaranya siap melanjutkan perang dengan Iran jika perundingan tidak menghasilkan kesepakatan baru.
  • Pada Rabu (15/4/2026), Netanyahu menyatakan bahwa tujuan Israel dan Amerika Serikat dalam konflik ini sejalan.
  • Saat ini, pertempuran antara AS-Israel dan Iran masih terhenti setelag ada kesepakatan gencatan senjata antara Washington dan Teheran.

 

SERAMBINEWS.COM, TEL AVIV — Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menegaskan bahwa negaranya siap melanjutkan perang dengan Iran jika perundingan tidak menghasilkan kesepakatan baru.

Pada Rabu (15/4/2026), Netanyahu menyatakan bahwa tujuan Israel dan Amerika Serikat dalam konflik ini sejalan.

Saat ini, pertempuran antara AS-Israel dan Iran masih terhenti setelag ada kesepakatan gencatan senjata antara Washington dan Teheran.

Namun, gencatan senjata tersebut dijadwalkan berakhir pekan depan. Jika tidak ada terobosan dalam negosiasi, konflik berpotensi kembali memanas.

Netanyahu menegaskan bahwa Israel telah bersiap menghadapi berbagai kemungkinan, termasuk kelanjutan perang.

Ia juga menyampaikan sejumlah tuntutan yang diharapkan dapat dipenuhi Iran guna mencegah eskalasi konflik.

“Kami ingin melihat material pengayaan uranium Iran segera dipindahkan. Kami juga ingin penghancuran kemampuan pengayaan di dalam Iran,” ujarnya, seperti dikutip dari The Times of Israel.

Baca juga: Israel Diserbu Ribuan Lebah, Kota Netivot Mendadak Lumpuh: Warga Diminta Bertahan di Dalam Rumah

Selain itu, Netanyahu menuntut agar jalur strategis Selat Hormuz kembali dibuka.

Meski demikian, ia mengakui belum dapat memastikan bagaimana konflik ini akan berkembang ke depan.

“Masih terlalu awal untuk mengatakan bagaimana ini akan berakhir atau bagaimana perkembangannya,” katanya. “Kami bersiap untuk segala skenario.”

Di sisi lain, Amerika Serikat diperkirakan akan kembali melanjutkan perundingan dengan Iran, yang kemungkinan dimediasi oleh Pakistan.

Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, menyatakan bahwa pembicaraan lanjutan berpeluang dilakukan di Islamabad.

“Kami merasa optimistis terhadap prospek tercapainya kesepakatan,” ujarnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved