Konflik Amerika vs Iran
Netanyahu Tegaskan Israel Siap Lanjutkan Perang dengan Iran, Ajukan Sejumlah Tuntutan
Ia juga menyampaikan sejumlah tuntutan yang diharapkan dapat dipenuhi Iran guna mencegah eskalasi konflik.
Ringkasan Berita:
- Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menegaskan bahwa negaranya siap melanjutkan perang dengan Iran jika perundingan tidak menghasilkan kesepakatan baru.
- Pada Rabu (15/4/2026), Netanyahu menyatakan bahwa tujuan Israel dan Amerika Serikat dalam konflik ini sejalan.
- Saat ini, pertempuran antara AS-Israel dan Iran masih terhenti setelag ada kesepakatan gencatan senjata antara Washington dan Teheran.
SERAMBINEWS.COM, TEL AVIV — Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menegaskan bahwa negaranya siap melanjutkan perang dengan Iran jika perundingan tidak menghasilkan kesepakatan baru.
Pada Rabu (15/4/2026), Netanyahu menyatakan bahwa tujuan Israel dan Amerika Serikat dalam konflik ini sejalan.
Saat ini, pertempuran antara AS-Israel dan Iran masih terhenti setelag ada kesepakatan gencatan senjata antara Washington dan Teheran.
Namun, gencatan senjata tersebut dijadwalkan berakhir pekan depan. Jika tidak ada terobosan dalam negosiasi, konflik berpotensi kembali memanas.
Netanyahu menegaskan bahwa Israel telah bersiap menghadapi berbagai kemungkinan, termasuk kelanjutan perang.
Ia juga menyampaikan sejumlah tuntutan yang diharapkan dapat dipenuhi Iran guna mencegah eskalasi konflik.
“Kami ingin melihat material pengayaan uranium Iran segera dipindahkan. Kami juga ingin penghancuran kemampuan pengayaan di dalam Iran,” ujarnya, seperti dikutip dari The Times of Israel.
Baca juga: Israel Diserbu Ribuan Lebah, Kota Netivot Mendadak Lumpuh: Warga Diminta Bertahan di Dalam Rumah
Selain itu, Netanyahu menuntut agar jalur strategis Selat Hormuz kembali dibuka.
Meski demikian, ia mengakui belum dapat memastikan bagaimana konflik ini akan berkembang ke depan.
“Masih terlalu awal untuk mengatakan bagaimana ini akan berakhir atau bagaimana perkembangannya,” katanya. “Kami bersiap untuk segala skenario.”
Di sisi lain, Amerika Serikat diperkirakan akan kembali melanjutkan perundingan dengan Iran, yang kemungkinan dimediasi oleh Pakistan.
Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, menyatakan bahwa pembicaraan lanjutan berpeluang dilakukan di Islamabad.
“Kami merasa optimistis terhadap prospek tercapainya kesepakatan,” ujarnya.
| Ketegangan Memanas, Iran Siapkan Tindakan Balasan atas Blokade AS terhadap Pelabuhan |
|
|---|
| Tak Hanya Hormuz, Ini 9 Selat Penting Dunia Penentu Arus Perdagangan Global |
|
|---|
| Trump Sebut Perang AS-Iran Hampir Selesai, Harapan Perdamaian Kian Terbuka |
|
|---|
| Diblokade Armada Perang AS, Kapal Tanker China Putar Haluan di Selat Hormuz |
|
|---|
| Blokade AS di Selat Hormuz Disebut Lebih Menekan China dan India, Ini Penjelasannya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Netanyahu-83iei.jpg)