Berita Internasional
Keren! Tiga Kapal Tanker Iran Diklaim Sukses Kelabui dan Tembus Blokade AS
Tiga kapal tanker minyak Iran berhasil lolos dari blokade Amerika Serikat di Selat Hormuz, membawa total lima juta barrel minyak mentah.
Ringkasan Berita:
- Tiga kapal tanker minyak Iran berhasil lolos dari blokade Amerika Serikat di Selat Hormuz, membawa total lima juta barrel minyak mentah.
- Kapal Deep Sea, Sonia I, dan Diona mematikan transponder AIS sehingga pergerakan mereka tidak terdeteksi, lalu dikonfirmasi melalui citra satelit.
- Peristiwa ini menunjukkan strategi Iran dalam menjaga ekspor minyak di tengah tekanan internasional, sekaligus tantangan bagi AS menegakkan blokade di jalur vital energi dunia.
Tiga kapal tanker minyak Iran berhasil lolos dari blokade Amerika Serikat di Selat Hormuz, membawa total lima juta barrel minyak mentah.
SERAMBINEWS.COM, TEHERAN - Tiga kapal tanker minyak Iran berhasil lolos dari blokade Amerika Serikat (AS) di Selat Hormuz, sebuah jalur vital perdagangan energi dunia.
Peristiwa ini bukan hanya soal keberhasilan teknis Iran mengelabui pengawasan, tetapi juga mencerminkan dinamika geopolitik yang semakin kompleks di kawasan Teluk.
Kapal Deep Sea, Sonia I, dan Diona membawa total sekitar lima juta barrel minyak mentah dari Pulau Kharg, Iran, dan melintasi Selat Hormuz pada 15 April 2026.
Data pelacakan menunjukkan kapal-kapal tersebut mematikan transponder AIS sehingga pergerakan mereka tidak terdeteksi secara langsung.
Keberadaan mereka baru dikonfirmasi melalui citra satelit.
Langkah ini memperlihatkan strategi Iran dalam menghadapi tekanan internasional, khususnya sanksi dan blokade yang diberlakukan Washington sejak 13 April 2026.
Tujuan akhir kapal-kapal tersebut belum diketahui, tetapi pola sebelumnya menunjukkan bahwa Singapura menjadi titik transit utama.
Baca juga: Dua Kapal Tanker Pertamina Masih Tertahan di Selat Hormuz, Pemerintah Lakukan Diplomasi
Di sana, minyak mentah biasanya dipindahkan ke kapal lain sebelum dikirim ke negara tujuan, termasuk China.
Pada Maret lalu, muatan dari kapal Deep Sea diteruskan ke pelabuhan Yantai di China, sementara Diona mengirim kargo ke Dongjiakou, dan Sonia I dipindahkan ke kapal Adeline G.
Data Kpler mencatat sejak 1 Maret, sedikitnya 37 kapal tanker terkait Iran melakukan transfer minyak di wilayah Singapura dengan total volume mencapai 62,3 juta barrel.
Keberhasilan ini menegaskan bahwa blokade AS menghadapi tantangan besar. Iran tetap mampu menyalurkan minyak ke pasar global dengan memanfaatkan celah teknis dan jalur laut strategis.
Bagi Teheran, ekspor minyak adalah sumber utama pendapatan negara, sehingga mempertahankan jalur distribusi menjadi prioritas.
Sementara itu, bagi AS, blokade adalah upaya membatasi pengaruh Iran di pasar energi dunia dan menekan kemampuan finansialnya.
kapal tanker
Blokade Selat Hormuz
Blokade AS
AS blokade Iran
Selat Hormuz
Serambi Indonesia
Serambinews.com
| Anggota Kongres AS Sorot Program Nuklir Israel, Tuntut Menlu Rubio Buka-bukaan |
|
|---|
| Update Perang Iran Hari ke-69: Trump Klaim Hampir Deal, Israel Bombardir Beirut di Tengah Ketegangan |
|
|---|
| BREAKING NEWS - Iran Pertimbangkan Proposal Damai AS, Trump Klaim Perang Akan Segera Berakhir |
|
|---|
| Harga Bensin AS Meledak 50 persen! Konflik Iran Picu Tekanan Ekonomi Baru |
|
|---|
| Update Hari ke-68 Perang Iran: Trump Hentikan Operasi Hormuz, AS Klaim Perang ‘Berakhir’? |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Ilustrasi-kapal-tanker-di-laut.jpg)