Konflik Amerika vs Iran
Persediaan Rudal AS Menyusut Drastis akibat Perang dengan Iran
Penurunan ini diduga akibat upaya Iran menghemat stok atau kesulitan mempertahankan produksi di tengah tekanan militer.
Di sisi lain, Iran tercatat telah meluncurkan sedikitnya:
- 571 rudal
- 1.391 drone
Meski sebagian besar berhasil dicegat, jumlah serangan Iran dilaporkan menurun seiring waktu.
Jika pada hari pertama konflik Iran meluncurkan ratusan rudal, kini jumlahnya turun menjadi puluhan per hari.
Komandan militer AS, Jenderal Dan Caine, menyebut peluncuran rudal balistik Iran telah menurun hingga 86 % , sementara serangan drone turun sekitar 73 % .
Penurunan ini diduga akibat upaya Iran menghemat stok atau kesulitan mempertahankan produksi di tengah tekanan militer.
Baca juga: Pasukan AS Sergap Kapal Terkait Iran di Dekat Wilayah Indo-Pasifik, Situasi Makin Panas
Strategi Militer Mulai Bergeser
Meski AS masih dianggap sebagai kekuatan militer paling dominan di dunia, laporan menunjukkan ketergantungan tinggi pada senjata presisi berbiaya mahal yang produksinya terbatas.
Awalnya, AS banyak menggunakan senjata jarak jauh seperti rudal jelajah Tomahawk. Namun, strategi kemudian bergeser ke penggunaan senjata yang lebih murah seperti bom JDAM.
Pakar CSIS, Mark Cancian, menilai pendekatan ini memungkinkan AS mempertahankan operasi militer lebih lama dengan intensitas yang lebih terkendali.
Sistem Pertahanan Udara Jadi Tantangan
Salah satu tantangan terbesar bagi AS adalah keterbatasan sistem pertahanan udara, khususnya rudal Patriot yang sangat dibutuhkan untuk menghadapi serangan balasan Iran.
Rudal Patriot diketahui berharga lebih dari 4 juta dolar AS per unit, dengan kapasitas produksi sekitar 700 unit per tahun.
Sebelum konflik, AS diperkirakan memiliki sekitar 1.600 unit, namun jumlah ini terus berkurang akibat penggunaan intensif.
Menurut Cancian, jika AS terus mengurangi stok Patriot demi mempertahankan operasi, hal ini dapat meningkatkan risiko di kawasan lain, seperti Pasifik.
Konflik Berpotensi Berkepanjangan
| Perwakilan 30 Negara Kumpul di London, Bahas Rencana Militer Pengamanan Selat Hormuz |
|
|---|
| Pasukan AS Sergap Kapal Terkait Iran di Dekat Wilayah Indo-Pasifik, Situasi Makin Panas |
|
|---|
| Trump Ogah Perpanjang Gencatan Senjata, AS Ancam Serang Iran Lagi Jika Tak Ada Kesepakatan Baru |
|
|---|
| Gencatan Senjata AS–Iran Berakhir Besok, Kedua Negara Isyaratkan Kembali Berperang |
|
|---|
| Para Ajudan Kucilkan Donald Trump, Jauhkan Presiden dari Ruang Situasi saat Operasi Rahasia di Iran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Presiden-Amerika-Serikat-Donald-Trump-mengakui-bahwa-faktor-dendam-pribadi-jadi-alasan-serang-iran.jpg)