Jumat, 24 April 2026

Bantuan Sosial

Data Penerima Bansos Terbaru April 2026: PKH BPNT Mulai Cair, 11.014 Nama Dicoret

Pemerintah memastikan distribusi bansos untuk triwulan II tahun 2026 sudah mulai dilakukan bulan ini.

Penulis: Sri Anggun Oktaviana | Editor: Nur Nihayati
Tribunpontianak.co.id/net/ka
Ilustrasi cek nama penerima Bansos BPNT dan PKH. (Tribunpontianak.co.id/net/ka) 

Data Penerima Bansos Terbaru April 2026: PKH BPNT Mulai Cair, 11.014 Nama Dicoret

SERAMBINEWS.COM- Kabar penyaluran bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) pada April 2026 menjadi angin segar bagi masyarakat.

Pemerintah memastikan distribusi bansos untuk triwulan II tahun 2026 sudah mulai dilakukan bulan ini.

Namun, di balik percepatan pencairan tersebut, terdapat fakta lain yang cukup kontras: ribuan nama penerima justru dihapus dari daftar.

 Kondisi ini membuat masyarakat diminta lebih aktif untuk mengecek status penerimaan bantuan agar tidak ketinggalan informasi terbaru.

Baca juga: Alhamdulillah! Bansos PKH & BPNT April 2026 Cair, Ini Cara Cek Nama Penerima Terbaru

Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) mengambil langkah percepatan dalam penyaluran bansos PKH dan BPNT tahap 2 tahun 2026.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan bahwa proses pencairan dimulai lebih awal, yakni sejak pekan kedua April 2026.

"Sekarang setiap tanggal 10 kami menerima hasil pemutakhiran data dan itu menjadi pedoman dalam penyaluran bansos setiap bulannya. Jadi untuk triwulan kedua ini (cair) dimulai pekan kedua April," kata Gus Ipul, Rabu (1/4/2026) dikutip via Kompas.com.

Percepatan ini tidak lepas dari penggunaan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang kini diperbarui secara berkala setiap bulan.

 Dengan sistem yang lebih mutakhir ini, pemerintah mengklaim distribusi bantuan menjadi lebih cepat, lebih akurat, serta semakin tepat sasaran dibandingkan sebelumnya.

Di sisi lain, pembaruan data tersebut juga berdampak langsung pada perubahan daftar penerima bantuan. Sebanyak 11.014 orang diketahui dicoret dari daftar bansos PKH BPNT pada triwulan II tahun ini.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar, menjelaskan bahwa pencoretan ini dilakukan karena adanya inclusion error, yaitu kondisi di mana penerima bantuan sebenarnya sudah tidak lagi memenuhi kriteria.

Baca juga: Alhamdulillah, PKH Tahap 2 Bulan April 2026 Cair, Cek Penerima Pakai NIK Lewat HP Tanpa Antre

"Kami sudah membersihkan masyarakat yang tadinya menerima bansos, kami cermati semestinya dia adalah orang-orang yang tidak perlu menerima bansos atau dibersihkan sekitar 11.014 orang," ujar Amalia.

Sebagian besar dari penerima yang dicoret diketahui telah berada di kelompok ekonomi menengah, yakni pada desil 5 hingga 10.

Dengan kondisi tersebut, mereka tidak lagi masuk kategori masyarakat miskin atau rentan yang menjadi prioritas utama penerima bansos.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved