Konflik Amerika vs Iran
Mantan Petugas CIA Sebut Trump Ingin Gunakan Kode Nuklir Hadapi Iran
Johnson mengklaim Trump ingin menggunakan kode nuklir dalam konteks pembahasan konflik, namun ditentang oleh Caine.
Laporan lain terkait Trump
Di sisi lain, Wall Street Journal melaporkan bahwa Trump disebut “sengaja dikecualikan dari Ruang Situasi” dalam operasi penyelamatan pilot AS yang ditembak jatuh di Iran.
Sumber yang dikutip menyebutkan situasi internal yang tegang di lingkungan Gedung Putih, termasuk dugaan reaksi emosional Trump terhadap perkembangan operasi tersebut.
Latar belakang konflik AS–Iran
Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran dilaporkan meningkat sejak 28 Februari 2026, ketika serangan udara gabungan dengan Israel menargetkan sejumlah lokasi di Iran.
Iran kemudian membalas dengan menyerang fasilitas strategis AS di Timur Tengah serta wilayah Israel, dan sempat menutup jalur pelayaran Selat Hormuz.
Gencatan senjata sementara telah diberlakukan, namun belum ada perjanjian damai permanen yang dicapai hingga saat ini. Negosiasi lanjutan masih belum pasti.
| Iran Mulai Raup Pendapatan dari Tarif Kapal di Selat Hormuz |
|
|---|
| AS Tak Berniat Perpanjang Gencatan Senjata dengan Iran, Trump Puji Teheran: Mereka Negara yang Kuat |
|
|---|
| Trump Perpanjang Gencatan Senjata dengan Iran Sampai Negosiasi Selesai, Blokade Tetap Berlanjut |
|
|---|
| Trump Perpanjang Gencatan Senjata Sepihak, Iran Curiga: Dinilai Taktik AS Siapkan Serangan Mendadak |
|
|---|
| Krisis Selat Hormuz Memanas, 30 Negara Bahas Opsi Militer di London untuk Amankan Jalur Minyak Dunia |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Presiden-Amerika-Serikat-Donald-Trump-mengakui-bahwa-faktor-dendam-pribadi-jadi-alasan-serang-iran.jpg)