Terungkap, Ini Alasan Harga Mobil China Lebih Murah Dibanding Jepang, Eropa
Harga mobil asal China yang lebih terjangkau dipengaruhi skala produksi besar, efisiensi rantai pasok, dan penggunaan komponen bersama antar merek.
Ringkasan Berita:
- Direktur Indomobil Group Andrew Nasuri menyebut murahnya mobil China didorong skala produksi komponen yang sangat besar dan efisien.
- Banyak merek di China memakai pemasok komponen yang sama, bahkan lintas merek, seperti baterai dari CATL, sehingga biaya produksi lebih rendah.
- Sistem berbagi komponen dan industri terintegrasi membuat mobil China memiliki harga jual lebih kompetitif di pasar global, termasuk Indonesia.
SERAMBINEWS.COM - Harga mobil asal China yang lebih terjangkau dipengaruhi skala produksi besar, efisiensi rantai pasok, dan penggunaan komponen bersama antar merek.
Dengan ekosistem industri terintegrasi, produsen otomotif China mampu menekan biaya produksi tanpa harus mengorbankan kualitas.
Selain ekspansi merek yang agresif, satu hal yang kerap menjadi perhatian konsumen adalah harga mobil asal China yang relatif lebih terjangkau dibandingkan merek Jepang maupun Eropa.
Andrew Nasuri, Direktur Indomobil Group mengatakan, faktor utama yang memengaruhi harga tersebut adalah skala produksi dan efisiensi rantai pasok komponen.
"Kita kalau membuat kendaraan harus dilihat dari skala produksi spare parts, komponen. China itu komponen manucaturing itu sudah bukan antara grup tapi antar merek," kata Andrew di Beijing, China, Jumat (24/4/2026).
Karena banyak produsen di China yang menggunakan komponen dari pemasok yang sama, bahkan lintas merek, hal ini menciptakan efisiensi biaya produksi yang sangat besar.
Baca juga: Pak Harun, China, dan ‘Penguasa Baru’ Dunia
Berbeda dengan merek asal Jepang dan Eropa yang biasanya hanya berbagi komponen sama kalau satu grup atau di bawah "payung" yang sama.
"(Contohnya) baterai, CATL, semua merek pakai CATL. Itu adalah efisiensi biaya yang luar biasa," ujarnya.
Sebagai informasi, CATL merupakan salah satu produsen baterai terbesar di dunia yang memasok kebutuhan berbagai merek kendaraan listrik global.
Selain itu, sistem berbagi komponen antarprodusen juga menjadi kunci utama murahnya biaya produksi kendaraan di China.
"China itu kalau dilihat pembuat komponennya sama semua. Sharing. Jadi ongkos produksinya luar biasa murah.
Jadi kalau ditanya barang di China kok bisa murah, karena skala. Kalau sudah namanya produksi skala," katanya.
Baca juga: VIDEO China Soroti Isu Wilayah Udara Indonesia Bebas Diakses Militer AS
Dengan skala produksi yang sangat besar dan ekosistem industri yang terintegrasi, produsen otomotif China mampu menekan biaya tanpa harus mengorbankan kualitas.
Hal inilah yang kemudian membuat harga jual kendaraan menjadi lebih kompetitif di pasar global, termasuk Indonesia. (*)
| KPK Dorong Aturan Pembatasan Uang Tunai Saat Pemilu untuk Cegah Money Politics |
|
|---|
| ASDP Rencanakan Buka Pelayaran Kapal Jakarta-Aceh, Termasuk Angkut Kontainer Atas Kendaraan |
|
|---|
| Viral, Wisman India Ketahuan Bawa Barang Hotel di Ubud Bali, Kasus Diselesaikan Damai |
|
|---|
| Meuseraya Toet Lemang HUT Ke-24 Abdya Sukses, Safaruddin Apresiasi Seluruh Pihak |
|
|---|
| Sambangi Pasutri Miskin Tercatat Desil 8, Ketua PDI Perjuangan Aceh Utara: Perlu Validasi Ulang Data |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pabrik-mobil-24042026.jpg)