Rupiah Tembus Rp 17.600 Per Dolar AS, Harga Tahu, Tempe Hingga Mi Instan Terancam Naik
Pelemahan rupiah di atas Rp 17.600 per dolar AS mulai berdampak pada kenaikan harga bahan baku impor dan biaya distribusi.
Ia mengingatkan situasi dapat semakin sensitif jika pelemahan rupiah terus berlanjut mendekati Rp 18.000 per dolar AS.
Risiko penyesuaian harga BBM subsidi disebut akan semakin besar dan dapat menekan daya beli masyarakat.
Rahma memproyeksikan inflasi tahun ini dapat bergerak menuju level 4,5 hingga 4,8 persen akibat kombinasi pelemahan rupiah, mahalnya energi global, dan tingginya ketergantungan impor pangan Indonesia.
Baca juga: Dampak Rupiah Terus Melemah, Harga Nasi Padang Hingga Tiket Pesawat Ikut Naik
Menurutnya, kelompok kelas menengah menjadi pihak paling rentan karena tidak menerima bantuan sosial, namun harus menghadapi kenaikan biaya hidup secara mandiri. (*)
Berita lainnya terkait rupiah melemah
| FFI Panggil Pemain Aceh Ikut Pre TC Timnas Futsal U-17, Persiapan ke Spanyol |
|
|---|
| Perbakin Aceh Matangkan Persiapan Pra-PORA Menembak 2026, Catat Jadwalnya |
|
|---|
| PDPM Abdya Desak Satuan Pendidikan Evaluasi Kepengurusan Komite Sekolah |
|
|---|
| Segini Harga Emas di Kabupaten Aceh Timur, Antam Turun Lagi |
|
|---|
| Pasca Banjir, Abrasi Krueng Peusangan di Pante Baro Kumbang Semakin Meluas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/rupiah-15052026.jpg)