Kemenlu Pastikan 4 ABK WNI yang Disandera di Somalia Sehat dan Tetap Digaji
Pemerintah Indonesia terus berupaya menangani kasus penyanderaan empat ABK WNI di perairan Somalia secara intensif.
Salah satu korban penyanderaan ialah Kapten Ashari Samadikun (33), pelaut asal Sulawesi Selatan sekaligus alumni Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar.
Saat insiden terjadi, kapal tanker berbendera Uni Emirat Arab tersebut sedaang berlayar dari Oman dengan membawa total 17 kru.
Berdasarkan data manifes, empat kru merupakan WNI, yakni Ashari Samadikun selaku kapten, Wahudinanto sebagai chief officer, Adi Faizal sebagai third officer, dan Fiki Mutakin.
Baca juga: Satpol PP-WH Banda Aceh Tertibkan Pasangan Nonmahram, Nongkrong Tempat Gelap di Tanggul Lamnyong
Sementara kru lainnya terdiri dari 10 warga Pakistan serta masing-masing satu warga Myanmar, Sri Lanka, dan India.
Direktur Perlindungan WNI Kemenlu RI, Heni Hamidah, sebelumnya menyatakan bahwa KBRI Nairobi terus melakukan koordinasi intensif dengan seluruh pihak terkait di Somalia sejak insiden terjadi.
Menurut Heni, langkah penanganan difokuskan pada kerja sama dengan otoritas setempat, tokoh masyarakat, serta pihak terkait lainnya guna memastikan keselamatan seluruh kru, khususnya WNI.
Kemenlu menegaskan pemerintah akan terus memantau situasi secara saksama melalui koordinasi yang terukur agar proses penanganan berjalan optimal dan keselamatan para korban tetap menjadi prioritas utama. (*)
| Iran Tegaskan Syarat Damai ke AS: Cabut Blokade, Pasukan AS Mundur |
|
|---|
| Safri Ismi Kembali Pimpin Inkindo Aceh, Pengurus Baru Langsung Dilantik |
|
|---|
| Pemerintah Wajibkan Marketplace Beri Diskon Biaya Layanan 50 Persen untuk UMK |
|
|---|
| Perkara Cerdas Cermat Viral, MPR Pertimbangkan Josepha Alexandra Jadi Duta LCC Empat Pilar |
|
|---|
| Sempat Minta Penundaan, Muhadjir Effendy Akhirnya Penuhi Panggilan KPK Terkait Kasus Kuota Haji |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ABK-WNI-disandera.jpg)