Selasa, 19 Mei 2026

Kemenlu Pastikan 4 ABK WNI yang Disandera di Somalia Sehat dan Tetap Digaji

Pemerintah Indonesia terus berupaya menangani kasus penyanderaan empat ABK WNI di perairan Somalia secara intensif. 

Tayang:
Editor: Mursal Ismail
Chat GPT
ABK WNI DISANDERA - Pemerintah Indonesia terus berupaya menangani kasus penyanderaan empat ABK WNI di perairan Somalia secara intensif. Foto ilustrasi dibuat menggunakan Chat GPT. 

Ringkasan Berita:
  • Kemenlu memastikan empat ABK WNI yang disandera perompak di Somalia dalam kondisi sehat dan tetap menerima gaji.
  • Pemerintah Indonesia terus melakukan koordinasi dan negosiasi bersama berbagai pihak untuk memastikan keselamatan para korban.
  • Kapal MT Honour 25 dibajak sejak April 2026 dengan total 17 kru, termasuk empat warga negara Indonesia.

SERAMBINEWS.COM - Pemerintah Indonesia terus berupaya menangani kasus penyanderaan empat ABK WNI di perairan Somalia secara intensif. 

Kemenlu memastikan seluruh kru WNI berada dalam kondisi sehat, kebutuhan logistik terpenuhi, dan gaji mereka tetap dibayarkan.

Koordinasi dilakukan bersama pemerintah setempat, pihak manajemen kapal, serta berbagai pihak terkait di Somalia.

Selain itu, pemerintah juga aktif berkomunikasi dengan keluarga korban untuk memberikan informasi perkembangan penanganan kasus.

Kasus ini bermula saat kapal tanker MT Honour 25 dibajak perompak di perairan Somalia pada April 2026.

Empat WNI yang menjadi korban merupakan bagian dari total 17 kru kapal berbendera Uni Emirat Arab tersebut.

Baca juga: Pemerintah Wajibkan Marketplace Beri Diskon Biaya Layanan 50 Persen untuk UMK

Pemerintah berharap proses negosiasi yang sedang berlangsung dapat segera membuahkan hasil positif.

Keselamatan para WNI tetap menjadi prioritas utama dalam setiap langkah penanganan yang dilakukan pemerintah.

Juru Bicara Kemenlu, Vahd Nabyl Mulachela, mengatakan pemerintah terus memantau perkembangan kasus tersebut melalui koordinasi intensif dengan berbagai pihak terkait.

“Berdasarkan informasi yang diperoleh dari berbagai sumber, dapat kami sampaikan bahwa kondisi kru WNI tersebut dalam keadaan sehat, kebutuhan logistik mereka terpenuhi, dan gaji mereka tetap dibayarkan,” kata Nabyl dalam keterangan video kepada wartawan, Senin (18/5/2026).

Menurutnya, Kemenlu bersama Perwakilan RI di luar negeri terus berkoordinasi dengan otoritas terkait, baik di dalam maupun luar negeri, guna menindaklanjuti kasus pembajakan tersebut.

Selain itu, pemerintah juga berinteraksi dengan keluarga para kru WNI untuk menyampaikan perkembangan penanganan dan memastikan negara hadir memberikan perlindungan terbaik bagi para korban.

Baca juga: Jamaah Haji Manasik di Mock-Up Garuda Indonesia, Diutamakan Bagi yang Belum Naik Pesawat

“Saat ini, pemerintah setempat, kru manajemen, dan pihak-pihak terkait masih terus melakukan negosiasi dengan pihak-pihak di Somalia,” ujarnya.

Kemenlu berharap proses negosiasi yang sedang berlangsung dapat segera mencapai hasil positif sehingga seluruh kru dapat dibebaskan dengan selamat.

Sebelumnya, empat WNI diketahui masih berada dalam penyanderaan perompak di perairan Somalia setelah Kapal MT Honour 25 dibajak sejak 21 April 2026.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved