Jumat, 29 Mei 2026

Idul Adha 2026

Rahasia Daging Kambing Empuk dan Tak Bau Prengus ala Chef Devina Hermawan, Cocok Menu Idul Adha

Aroma prengus yang cukup kuat sering menjadi kendala saat mengolah daging kambing menjadi gulai, sate, maupun tongseng.

Tayang:
Penulis: Firdha Ustin | Editor: Amirullah
YouTube Chef Devina Hermawan
Tips hilangkan bau prengus pada daging kambing ala chef Devina Hermawan 

SERAMBINEWS.COM - Stok daging kambing kurban masih menumpuk di rumah usai Idul Adha?

Aroma prengus yang cukup kuat sering menjadi kendala saat mengolah daging kambing menjadi gulai, sate, maupun tongseng.

Chef sekaligus kreator kuliner Devina Hermawan membagikan sejumlah trik sederhana agar daging kambing lebih empuk, gurih, dan minim bau menyengat saat dimasak.

Menurut Devina, aroma kambing sebenarnya dipengaruhi banyak faktor, mulai dari jenis kambing, usia hewan, bagian daging yang digunakan, hingga proses penyembelihan dan penyimpanannya.

“Bagian paha biasanya aromanya lebih kuat dibanding tenderloin. Kambing muda juga cenderung lebih ringan aromanya,” jelas Devina dalam tayangan di YouTube miliknya, dikutip Kamis (28/5/2026).

Salah satu cara paling sederhana untuk mengurangi bau prengus adalah melumuri daging kambing dengan air jeruk nipis.

Baca juga: Jelang Idul Adha, Begini Cara Hilangkan Bau Prengus Daging Kambing agar Empuk dan Lezat

Untuk 1 kilogram daging kambing, Devina menyarankan menggunakan satu hingga dua buah jeruk nipis.

Kandungan asam sitrat pada jeruk nipis dipercaya dapat membantu mengurangi aroma menyengat pada daging.

Setelah dilumuri jeruk nipis, daging kambing sebaiknya direbus sebentar selama sekitar 5 hingga 10 menit, terutama jika daging sudah dipotong kecil-kecil.

Devina juga menambahkan jahe saat proses perebusan untuk membantu menetralisir aroma kambing.

“Kalau menggunakan buntut sapi atau bagian daging lain yang aromanya kuat, proses ini juga bisa diterapkan,” ujarnya.

Setelah direbus, daging ditiriskan lalu dibilas menggunakan air mengalir sebelum dimasak kembali dengan bumbu.

Baca juga: Sosok Sujadi, Penjual Daging Kucing Ngaku Daging Kambing, Sudah Bunuh 100 Ekor Kucing Selama 4 Bulan

Selain teknik perebusan, penggunaan rempah-rempah juga penting untuk menyeimbangkan aroma kambing.

Devina menggunakan bawang putih, bawang merah, kemiri, kunyit, jahe, lengkuas, ketumbar, jintan, lada, dan pala sebagai bumbu utama.

Menurutnya, kombinasi rempah-rempah tersebut membantu menghasilkan aroma yang lebih harum tanpa menghilangkan cita rasa khas kambing.

“Bau khas kambing tetap ada, tapi lebih seimbang dan tidak terlalu kuat,” katanya.

Untuk mendapatkan tekstur empuk, daging kambing bisa direbus biasa selama 35 hingga 45 menit.

Namun jika ingin lebih cepat dan hasilnya lebih lembut, bisa menggunakan pressure cooker selama 15 hingga 25 menit.

Baca juga: Tekanan Darah Tinggi Usai Makan Daging Kambing? Coba Konsumsi 7 Buah Ini, Bisa Bantu Turunkan Tensi

Devina juga menyarankan menyimpan daging yang sudah dibumbui dalam porsi kecil di kulkas atau freezer agar lebih praktis saat akan diolah kembali menjadi gulai maupun kambing kecap.

Dengan teknik yang tepat, daging kambing bisa menjadi hidangan empuk, gurih, dan minim bau prengus untuk sajian spesial Idul Adha nanti. (Serambinews.com/Firdha)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved